Random Post: Pelatihan PBJ Internasional
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H

    August 29th, 2011

    Mendengar anggota keluargaku ngomel-ngomel dirumah,
    berarti aku masih punya keluarga.

    Merasa lelah dan pegal linu setiap sore,
    berarti aku masih mampu bekerja keras.

    Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu dirumah,
    berarti aku dikelilingi teman-teman.

    Pakaianku terasa agak sempit,
    berarti makanku cukup kenyang.

    Mencuci dan menyetrika tumpukan baju,
    berarti aku memiliki pakaian.

    Membersihkan halaman rumah, membersihkan jendela, memperbaiki talang dan got,
    berarti aku memiliki tempat tinggal.

    Mendapatkan rekan kerja / bisnis yang mengesalkan
    menandakan karier/bisnisku masih bergerak dan hidup

    Mendapatkan banyak komplain dari customer
    menandakan bahwa customer kita masih ada dan masih loyal kepada kita dan menginginkan
    perubahan ke arah lebih baik

    Mendengar nyanyian suara yang fals,
    berarti aku masih bisa mendengar.

    Mendengar bunyi jam alarm dipagi hari,
    berarti aku diberi kesempatan hidup satu hari lagi.

    Akhirnya…banyak hal yg dapat kita syukuri setiap hari..
    Dan mari kita lebih bersyukur di Hari yang Fitri ini..

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
    Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

    Mohon Maaf Lahir dan Batin.


    Jalan Panjang “Kemerdekaan” Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

    August 17th, 2011

    “17 Agustus tahun 45”

    “itulah hari kemerdekaan kita”

    “hari merdeka”

    “nusa dan bangsa”

    “hari lahirnya bangsa Indonesia”

    Penggalan lagu itu serasa tepat untuk menggambarkan kondisi saat ini. Karena rupanya tanggal 17 Agustus selama ini hanya diperingati sebagai hari lahirnya Bangsa Indonesia, namun esensi kemerdekaannya masih banyak yang terlewatkan.

    Sambil menulis beberapa dokumen dan artikel pengadaan siang ini, saya berpikir, sudah “merdeka-kah” pengadaan barang/jasa di negara ini?

    Melihat kasus-kasus yang marak terjadi, yaitu KKN pada berbagai Kementerian, semuanya berasal dari pengadaan barang/jasa. Hal ini memperlihatkan bahwa semuanya terjadi karena proses pengadaan tidak dilaksanakan secara bebas dan merdeka. Semua diboncengi dengan kepentingan dan kerakusan serta ketamakan bagaikan tentara NICA yang membonceng tentara sekutu untuk masuk dan menguasai Indonesia.

    Kemerdekaan pengadaan rupanya belum merata, masih banyak pengadaan dilaksanakan dengan titipan pemenang, atau istilah kasarnya “permainan belum dimulai, tetapi pemenang sudah disiapkan”

    Calo anggaran bergentayangan mulai dari penyusunan anggaran, dengan iming-iming bagi hasil apabila “pengantinnya” berhasil ijab qabul dengan PPK dalam bentuk kontrak.

    Untuk mengamankan hal tersebut, maka segara cara dihalalkan, mulai dari dokumen pengadaan yang dipenuhi persyaratan tidak masuk akal, pengumuman yang disembunyikan, pendaftaran yang dipersulit bahkan sampai menghalang-halangi penyedia lain yang tidak “seide”, sampai ke persekongkolan penawaran.

    Seperti kemerdekaan Indoensia yang harus diperjuangkan. Kemerdekaan pengadaan rupanya masih membutuhkan jalan yang panjang. Kemerdekaan pengadaan masih membutuhkan pejuang-pejuang, yang berani menantang titipan atasan, berani dimutasi ke daerah terpencil, bahkan berani untuk kehilangan jabatan serta kepegawaian untuk meraih Indonesia Sejahtera dan Bermartabat.

    Merdeka !!!


    Sosialisasi dan Workshop Pengadaan Barang/Jasa tanpa Tender

    August 6th, 2011

    Read the rest of this entry »


    Pelatihan Evaluasi Penawaran Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

    August 1st, 2011

    Read the rest of this entry »