Perbandingan Tarif XL (0,1 / detik) dan Tarif IM3 (0,01 / detik)

IM3

Pagi ini selagi memoderasi beberapa milis yang saya miliki, saya tergelitik dengan beberapa tulisan yang memaparkan tentang program “telepon murah” dari IM3.

Walaupun saya bukan pengguna IM3, namun setelah mempunyai pengalaman dengan XL yang mendengungkan tentang “tarif 0,1 rupiah per-detik” ke operator lain, pagi ini saya mencoba untuk membandingkan antara keduanya.

Sebagai acuan awal, saya menggunakan website resmi dari IM3 dan langsung menuju ke halaman promosi yang dapat dilihat disini.

Untuk informasi, saya hanya melihat tarif ke lain operator, dan bukan ke sesama operator.

Setelah melihat skema yang ada, rupanya skema tersebut sangat mirip dengan skema dari XL, dimana pemberlakukan tarif 0,01 itu dilakukan setelah penggunaan pada menit tertentu. Dalam hal ini oleh IM3 adalah 90 menit.

IM3

Mari kita bandingkan dengan XL (saya mengambil XL untuk wilayah Jabodetabek)

XL

Dan sekarang mari kita hitung dengan beberapa skenario:

  1. Pemakaian 90 detik.Saya menggunakan skenario 90 detik untuk skenario pertama, karena ini adalah satuan waktu terkecil yang dicakup oleh keduanya. Disini terlihat bahwa biaya untuk 90 detik pertama adalah sama untuk IM3 dan XL, yaitu Rp. 25 per-detik atau sebesar Rp. 2.250,-
  2. Pemakaian 120 detik (2 menit).Untuk pemakaian 120 detik, maka untuk XL tetap pada tarif awal yaitu Rp 25/detik, sehingga pelanggan membayar sebesar Rp. 3.000,-
    Sedangkan untuk IM3, pelanggan membayar (90 x 25) + (30 x 0,01) = Rp. 2.250,3 atau rata-rata sebesar Rp. 18,75 per-detik.
    Disini terlihat XL lebih mahal dibandingkan dengan IM3.
  3. Pemakaian 180 detik (3 menit).Untuk XL, biaya yang harus dikeluarkan adalah (120 x 25) + (60 x 0,1) = Rp. 3.006,- atau dengan rata-rata biaya sebesar Rp. 16,7 per-detik
    Sedangkan bagi IM3, skenario ini adalah yang termurah, dimana biaya yang harus dikeluarkan pelanggan adalah (90 x 25) + (90 x 0,01) = Rp. 2.250,9 atau dengan rata-rata Rp. 12,5 per-detik
    Disini terlihat bahwa XL lebih mahal dibandingkan dengan IM3.
  4. Pemakaian 240 detik (4 menit).Ini adalah skenario termurah untuk XL, dimana biaya yang harus dikeluarkan pelanggan adalah (120 x 25) + (120 x 0,1) = Rp. 3.012,- atau dengan rata-rata biaya sebesar Rp. 12,55 per-detik
    Sedangkan untuk IM3 adalah (90 x 25) + (90 x 0,01) + (60 x 25) = Rp. 3.750,9 atau dengan rata-rata biaya sebesar Rp. 15,625 per-detik
    Disini terlihat bahwa XL lebih murah dibandingkan dengan IM3
  5. Pemakaian 270 detik (4 Menit 30 Detik).Biaya yang dikeluarkan oleh pengguna XL adalah (120 x 25) + (120 x 0,01) + (30 x 25) = Rp. 3.762,- atau dengan rata-rata Rp. 13,93 per-detik
    Skenario ini adalah skenario termahal untuk IM3, yaitu dengan perhitungan (90 x 25) + (90 x 0.01) + (90 x 25) = Rp. 4.500,9 atau dengan rata-rata Rp. 16,67 per-detik.
    Disini terlihat XL lebih murah dibandingkan dengan IM3.
  6. Pemakaian 360 detik (6 menit).Skenario ini adalah yang termahal untuk XL, dimana pelanggan membayar (120 x 25) + (120 x 0,01) + (120 x 25) = Rp. 6.012,- atau dengan rata-rata Rp. 16,7 per-detik.
    Untuk pelanggan IM3 membayar (90 x 25) + (90 x 0,01) + (90 x 25) + (90 x 0,01) = Rp. 4.501,8 atau dengan rata-rata Rp. 12,5 per-detik
    Disini terlihat bahwa XL lebih mahal dibandingkan dengan IM3

Nah, apa kesimpulan dari perbandingan di atas ?

Secara umum, perbedaan tarif yang digembar-gemborkan antara 0,1 dan 0,01 antara kedua operator tidak terlalu signifikan dalam menekan biaya percakapan. Karena semuanya masih berpedoman “berlaku hanya pada menit tertentu”

Namun saya cukup salut dengan IM3, karena pada promosinya dengan cukup jelas mencantumkan “berlaku setelah 90 detik”, tidak seperti XL yang malah mengarahkan pembaca pada websitenya.

Masih mau percaya dengan promosi ? 😀

This entry was posted in Teknologi Informasi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

110 Responses to Perbandingan Tarif XL (0,1 / detik) dan Tarif IM3 (0,01 / detik)

  1. Henz Will says:

    Kalo mau jeli pada dasarnya Im3 menurunkan tarif setelah keputusan penurunan tarif interkoneksi nasional.

    Jadi sebenarnya lebih murah bangetss dan pede XL duluan yang nurunin sebelumnya apalagi kalo liat skema antar operatornya IM3 yg jelas menjiplak XL. (Kalo antar operator sih simpati pede banget ngabisin pulsa, mahal bangetss)

    Kalo memang XL seakan-akan rumit/tidak jelas dan mengesankan ditutup2i karena XL memberlakukan tarif yang berbeda2 tergantung area di mana XL sedang ingin meningkatkan jumlah pelanggan.

    Yang harus disadari adalah keterbatasan dari tarif promosi masing2 operator, yaitu masa berlaku tarif dan lainnya, contohnya dengan tarif antar operator yang berlaku di XL dan IM3 walaupun keduanya memberlakukan hitungan per detik pada dasarnya konsumen terkena pembulatan per 4 menit (mahal 2 menit, murah 2 menit). Dibandingkan dengan skema XL yang lama (lagi2 promo) dengan tarif antar operator 10/detik setelah 2 menit jelas lebih mahal.

    Yang paling penting bagi kita kapan berlaku tarif reguler yang murah, kalo cuma promo2 saja sebenarnya konsumen diombang-ambingkan dalam ke tidak pastian yang tidak berujung.

    Terlepas dari perang tarif saya salut dengan XL yang selalu terdepan dalam inovasi seperti tarif per detik, sms gratis, bahkan dulu pertama kali saya pakai lebih dari 5 tahun yg lalu saya kagum dengan kemampuan untuk cek pulsa dengan *123# sementara yg lain masih voice call

  2. Yuda says:

    Pake Three, SMS gratis ke sesama, Rp. 110 ke operator lain.
    ada pilihan 1/2 harga telp ke sesama Rp. 82 / menit dan ke lain operator Rp. 550 (lokal) dan Rp.1100 (interlokal). tapi three ada kekurangan, kadang suaranya kayak XL, ada gaung atau gema, jadi suara kita akan mantul (kej.sekitar 10%)

    Kalo suara paling natural juaranya IM3 runner up telkomsel.
    kalo paling murah Three.
    kalo XL the best call center.

  3. iooo00 says:

    Hr gene tlp ma sms??
    Jaman skrg org yg jeli dn pintar pzt pk GPRS,bkn tlp atw smsny..
    Klo mau tlp,via V0IP pk aplikasi FRING aja,klo sms chatting aja pk MXIT atw msh byk aplikasi lainny..
    Dn tarif trmurah GPRS dberikan oleh IM3 dgn Rp1/dtik klo mslh tarip sms atw tlp ny skrg murah tU HANYA B0NUS aja buatku
    Fs pgn_yg_gratis@yahoo.co.id
    Ciaouw aiueo

  4. wajib says:

    starone?

  5. Angie says:

    ass,pak Khalid saya mahasiswa D3 Teknisi Dapodik dari Magelang.
    salam kenal y… .
    untuk tulisannya, wah jadi menambah pengetahuan saya agar tidak mudah tertipu begitu aja dengan iklan tarif telepon murah GSM.
    tapi itu kan baru tarif telepon, trus tentang tarif SMS gimana?
    maklum, mahasiswa kan paling sering SMS daripada telepon 🙂
    makasih…. .

  6. isol says:

    asli, dari atas ampe bawah saya cermati 1 1 komen2nya. dari dulu banyak operator SIM C udah saya coba, terutama saat operator selalu mengeluarkan promo terbaru. 2x simpati, 2x m3, 1x as, 1x jempol, 2x mentari 2x xl (maklum masih jauh dimata dekat di telinga). oleh karena itu keputusan bijak memang sangat perlu. bagi saya si tetap dari awal pakai M3 ya tetap M3 + 1 CDMA. sampe 4x ganti SIM C dengan nomer yang sama, pelayanan open house operator indosat ramah juga. yang pasti ga perlu ganti kartu, saya selalu berharap semuanya toh pasti selalu ada yang termurah pada promonya nanti. TOP BGT itung-itungannya

  7. Frans says:

    Saya sangat tertarik dengan tulisan2 yang bermanfaat untuk umum, terima kasih kepada pemilik blog ini, salam kenal dari sampit

  8. Pingback: Salah Kaprah terhadap SimPATI PeDe (0,5 rupiah / detik) « Khalidmustafa’s Weblog

  9. mk says:

    hehehehe.. saya kalah cepat dengan anda mas.. saya juga menulis di sini tentang hal di atas

  10. dK says:

    wah brarti m3 paling murah donk..itu kan hitungannya 0,01 setelah detik ke 90 sampe berjam-jam untuk kesesama operator hingga telpon ditutup 😀 (kalau tidak putus ditengah jalan 🙁 )

  11. anton says:

    kalo mo yang murah mending pakai esia ajaaaa….kan murahhh tuhhh

  12. @dK, saya belum menghitung tarif ke sesama operator…rencana nanti pada tulisan lainnya 🙂

    @anton, saya juga belum menghitung CDMA tuh…ini masih GSM

  13. Yulianto says:

    kalo saya sih biarin aja mereka terus kejar kejaran nampangin tarif murah. job advertisingnya jadi makin banyak…….banyak……….dan banyak (seneng tuh pengusaha advertising).mau murah atau mahal yang jelas kebutuhan kita akan komunikasi saat ini menjadi hal pokok,ngapain pake ngitung,mau ngitung juga kita tetep ngeluarin duit untuk komunikasi berapapun jum;lahnya

  14. Ardi says:

    Kalau saya pakai semua operator . . . 🙂

    Biarkan saja mereka perang tarif !, yang untung kan pelanggan 🙂

    Bukan apa 2, kadang2 harus telepon client/keluarga cukup lama, bisa 15 – 30 menit.
    So siapin aja flexi (bisa interlolal tarif 49/detik, pakai 01017), esia (bisa telpon interlokal tarif 50/menit pakai 01010), simpati pede 0,5/dtk, XL 0.1/dtk, im3 0,01 (ada rencana mau pake kalau perlu). Fren (cuma kapok, karena pernah telp sesama fren 20rb habis cuma 10 menit ! katanya sesama fren murah !)

    Sayang Mentari nggak kasih promosi sesama mentari yang murah yo . . . padahal ini nomor paling lama saya . . .

    Cuma nenteng nya ini yang susah . . .
    Belum ada yang bisa lima operator 1 tlp ya ???? 🙂

  15. jackadmin says:

    kok seringnya tarif GSM dibandinginnya sama XL aja, apa karena XL jadi acuan operator2 lain?
    Waktu ada Telkomsel pPde, juga sering dibandingin dengan tarif XL

  16. Karena ada 2 hal:

    1. Tulisan sy di blog ini dimulai dari XL, jadi agar mudah di”trace” ke tulisan-tulisan sebelumnya, sy tetap konsisten membandingkan ke XL

    2. Karena sy pakai XL 😀

  17. lintang says:

    yup, im3 memang plg murah skrg, tp jgn salah, kl anda pemakai produk ini, anda pasti tau skrg kl indosat jadi AMAT SANGAT SERING NETWORK OVERLOAD, entah krn promo ini atau apa, tp skrg saya malah jd lebih sering jengkel kl nelp pk im3:(.

  18. Oppung says:

    metpagi Bozzzzzzz …

    sekedar berbagi … selasa sore 27 febr 2008 yl saya ingin bicara dgn meneer FN di ujung pandang. sebelum memanggil, saya cek pulsa XL saya, masih ada Rp 49 ribu lebih sedikit. meneer FN gunakan simpati/telkomsel.

    begitu selesai bicara. muncul sms dari XL cus. Service, bunyinya:
    Total durasi 00:08:31. Pemakaian pulsa Rp 6799. Sisa pulsa anda rp 42414.

    saya langsung cek pulsa, benar masih spt yg tertera di atas, Rp 42414.

    Lid, tolong dihitung harga per detiknya.

    tenqyu & salam.

    oppung

  19. Siap pak 🙂

    Karena bapak menggunakan XL dan Meneer FN memakai operator lain, maka hitungannya adalah:

    {(2 x 60 x 25) + (2 x 60 x 0,1) + (2 x 60 x 25) + (2 x 60 x 0,1) + (31 x 25)} = 3000 + 12 + 3000 + 12 + 775 = Rp. 6.799,-

    Pass khan pak 😉

    Kalau dihitung rata-rata, maka biaya per-detik adalah Rp. 13,5 per-detik

  20. ari says:

    Hi there..
    Thank you for your analysis..
    By the way XL right now has been counter IM3’s promo with new tarrif 0,00001 (Kompas, Sat 1 March’08)
    It would be obvious that XL want to claim themself as the most economical GSM provider…

  21. ari says:

    Oh ya…bukankah IM3 itu 0,01 hanya ke sesama IM3 doang?

    Thx

  22. ari says:

    tambah lagi ya…
    menurut saya dari semua, yang diuntungkan sebenarnya adalah konsumen….
    jadi jangan mau tetep pakai yang mahal..
    saya aja sudah membuktikan kalau XL jauh…lebih murah dari kartu HALO yang biasa saya pakai (dan memang tidak terkena penurunan talk time sama sekali!!!)

    sedangkan untuk CDMA saya pakai flexi dan ingin membandingkan dengan ESIA & FREN, mana yang lebih murah….

  23. @ari, pagi ini saya mencoba searching di kompas, xl, dan detik tentang berita 0,000..1 itu tapilom dapat release resminya nih…jadi lom berani untuk menganalisis lebih jauh…sedangkan untuk IM3, 0,01 itu memang untuk lain operator tapi tetap berlaku setiap kelipatan 90 detik.

  24. kiko says:

    ada adik bungsu yang mesti diperhitungkan…
    yaitu three (3) …
    coba bapak/ibu/saudara bandingkan dengan yang satu ini :
    masukkan pilihan tarif 1/2 harga dan akan mendapatkan sebagai berikut :
    tarif sms sesama three : gratissss
    tarif bicara sesama three : 1 rupiah / menit = 60 rupiah 1 jam (kalah deh esia)
    tarif ke operator lain termasuk telepon rumah (jarak dekat) : 500 rupiah / menit
    tarif ke operator lain termasuk telepon rumah (jarak jauh) : 1000 rupiah / menit
    nb: semuanya dimulai detik pertama (tidak perlu nunggu 90 detik atau 2 menit)
    untuk orang yang cerdas dan mau telepon seperlunya aja, three merupakan piihan bijak. tapi kalo mau telepon berjam jam, terutama yang pacaran.. mendingan pakai smart aja deh.. gratis 24 jam hehehe…

    sebenarnya iklan yang 0,1 atau 0,01 atau 0,000000001 dst, agar dibaca :
    gratis setelah menit kesekian. mengapa? karena angka 0,1 dst tidak signifikan untuk dihitung. alias gratis.
    sebagai contoh misalnya im3: tarif 0,01 setelah detik ke-90 berarti im3 mensyaratkan biaya minimal sebesar : Rp. 25/detik x 90 detik = Rp. 2250 untuk waktu 1,5 menit. tarif detik ke 90-180 tidak signifikan untuk dihitung.. jadi singkatnya untuk 180 detik (3 menit) im3 memberi tarif Rp. 2250 dst sehingga kalo misalnya 1 jam = 60 menit, maka 60 menit dibagi 3 menit = 20 menit. 20 menit x 2250 = Rp. 45000,- jadi tarif im3 untuk 1 jam adalah Rp. 45000,-
    bandingkan tarif im3, 60 menit x Rp. 500 = Rp. 30000,-
    … dst.. dst…

    singkatnya bapak/ibu/saudara bisa buka sendiri di: http://www.three.co.id/
    MAU?

  25. ippen says:

    wow.. salut dgn konsumen kita satu ini..cukup kritis.. 🙂

  26. ippen says:

    untuk CDMA silahkan di bandingkan juga dengan STARONE punya INDOSAT 🙂

  27. ippen says:

    untuk CDMA saya rasa sekarang yg murah STARONE 😛

  28. Pingback: Tarif IM3 diturunkan menjadi 0,00000000001 / detik « Khalidmustafa’s Weblog

  29. danan says:

    bedanya kalo im3 tiap 30menit mati.SAMA JUGA BOHONG

  30. dickna says:

    1. XL bebas, kartu yang dikeluarkan oleh PT Excelcomindo Pratama, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif murah perdetik dan hemat apabila durasi percakapan ke sesama XL di bawah 60 menit ( 1 jam ) dan sedangkan tarif ke operator lain pada menit ke berapapun terbukti sesuai janji ” TARIF TERMURAH

    2. Simpati PeDe, kartu yang dikeluarkan oleh Telkomsel ini menunjukkan keunggulan untuk tarif murah per detik dan hemat apabila percakapan dilakukan hanya ke sesama produk Telkomsel dengan durasi percakapan di atas 60 menit ( 1 jam ), sedangkan tarif ke operator lain paling tinggi diantara GSM lain

    3. Mentari, kartu yg dikeluarkan oleh Indosat, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif hanya ke sesama produk Indosat pada 1 menit pertama saja, syukurnya gratis 1 menit pertama berlaku sebanyak 20 x sehari, tetapi tarif ke sesama ( Mentari ) adalah termahal di kelas GSM dihari SENIN , SELASA , RABU dan KAMIS

    4. 3 (three), dari PT Hutchison CP Telecommunication ini menunjukan keunggulan hanya ke sesama 3 dengan durasi percakapan pada 10 menit pertama saja dan SMS termurah ke all operator Rp 100.

    5. Adapun urutan/peringkat pengguna GSM terbesar di Indonesia berdasarkan survey yakni ;

    a.Telkomsel

    b.Indosat

    c.Excelcomindo

    d.Hutch

  31. dickna says:

    Tarif Ke 10 menit 20 menit 30menit 40 menit 60 menit 120 menit
    sesama operator

    bebas rp.1.548 rp 1.608 rp 1.668 rp 2.268 rp 3.465 rp7.065
    simpati PD Rp1,770 Rp 2,070 Rp 2,370 Rp 2,670 Rp 3,270 Rp5,070 Mentari Rp4,500 Rp 9,500 Rp14,500 Rp 19,500 Rp 29,500 Rp59,500 3 Hutch Rp 1,500 Rp 3,000 Rp 4,500 Rp 6,000 Rp 9,000 Rp18,000
    ==========================================================

    Tarif Ke 10 menit 60 menit 120 menit
    operator lain

    bebas 0,1 Rp 9,024 Rp 45,180 Rp 90,360
    Simpati PD 1/2 Rp 36,000 Rp 216,000 Rp 432,000
    Mentari Rp 32,000 Rp 192,000 Rp 384,000
    3 Hutch Rp 20,000 Rp 120,000 Rp 240,000

    Silakan diitung-itung lagi …. !!! All operator GSM (Itungan mulai dari per 10 menit selama masa program)

    PATUT DIPERHATIKAN :

    1. XL bebas, kartu yang dikeluarkan oleh PT Excelcomindo Pratama, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif murah perdetik dan hemat apabila durasi percakapan ke sesama XL di bawah 60 menit ( 1 jam ) dan sedangkan tarif ke operator lain pada menit ke berapapun terbukti sesuai janji ” TARIF TERMURAH

    2. Simpati PeDe, kartu yang dikeluarkan oleh Telkomsel ini menunjukkan keunggulan untuk tarif murah per detik dan hemat apabila percakapan dilakukan hanya ke sesama produk Telkomsel dengan durasi percakapan di atas 60 menit ( 1 jam ), sedangkan tarif ke operator lain paling tinggi diantara GSM lain

    3. Mentari, kartu yg dikeluarkan oleh Indosat, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif hanya ke sesama produk Indosat pada 1 menit pertama saja, syukurnya gratis 1 menit pertama berlaku sebanyak 20 x sehari, tetapi tarif ke sesama ( Mentari ) adalah termahal di kelas GSM dihari SENIN , SELASA , RABU dan KAMIS

    4. 3 (three), dari PT Hutchison CP Telecommunication ini menunjukan keunggulan hanya ke sesama 3 dengan durasi percakapan pada 10 menit pertama saja dan SMS termurah ke all operator Rp 100.

    5. Adapun urutan/peringkat pengguna GSM terbesar di Indonesia berdasarkan survey yakni ;

    a.Telkomsel

    b.Indosat

    c.Excelcomindo

    d.Hutch

    ===================
    aku sih pake Simpati PD dan emang beneran tarifnya paling murah aku pake sesama operator, kebetulan kebanyakan temen2 ku pake telkomsel sii….

  32. kiko says:

    mohon maaf sebelumnya kepada dickna, kelihatannya beliau belum membuka http://www.three.co.id sehingga menulisnya asal asalan..
    saya bukannya membela three, karena saya memakai kartu tsb. tapi harap para pembaca cerdas dalam melihat setiap iklan dan aturan yg diberikan setiap operator.
    saat ini, pada dasarnya three cuman ada 4 tarif. (masukkan tarif 1/2 harga dulu)
    1) sms sesama three GRATIS
    2) bicara sesama three 1 menit = 1 (satu) rupiah saja. jadi 60 menit cuman 60 rupiah. bandingkan dengan xl, yang beliau gembar gemborkan.. tarif xl = 600 rupiah. jauh bangeettt..
    3) bicara ke operator lain di jabotabek 1 menit = 500 rupiah
    4) bicara ke operator lain di LUAR jabotabek 1 menit = 1000 rupiah

    MAU?

  33. khakha says:

    mungkin saya akan frontal bicara mslh tarif antara xl, im3, simpati & 3,
    bagi konsumen yg baru atau lama, telitilah dahulu sebelum memutuskan menggunakan kartu tertentu, spy di lain hari tdk menyesal,
    trus bagi para operator, u semua jgn terlalu mengagungkan murah, di mn ujung2 nya konsumen yg jadi korban.
    jadi semua kpsn ttp ada di tgn konsumen.
    thx

  34. Pingback: Konsumen Seluler Terjebak Iklan Tarif? | plinplan.com - Indonesian News Aggregator

  35. Pusing baca/nonton iklan operator-operator ini. Bilangnya tarif 0,00000000001/detik, atau Rp.600 sepuasnya, atau Rp.0,5/detik bahkan ada yg Rp.0/detik yang pada kenyataannya tidak demikian, karena semua hal tersebut dibungkus dengan menggunakan tanda bintang. Ya, tanda bintang yang bertuliskan: SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU. Dengan adanya tanda bintang ini, para operator bisa terselamatkan dari class action penipuan publik.

    Satu-satunya cara agar masyarakat tidak merasa tertipu adalah dengan membaca dengan seksama syarat-syarat ini. Saya sendiri males gonta-ganti nomer hp cuman untuk ngejar ginian. Mohon kepada YLKI bisa memperhatikan hal ini, soalnya kalo nggak dibatasi, bisa-bisa operator ngomong gini:

    PAKE KARTU ABC, BISA NELPON GRATIS SEPUASNYA*

    *syarat ketentuan berlaku (dan syarat ini hanya bisa dibaca di website kami di dalam direktori terdalam pada tengah paragraf diantara puluhan paragraf promosi lainnya)

    * gratis nelepon 60 menit setelah anda menelpon 60 menit berbayar dengan tarif 2x lipat dari biasanya (artinya: sama juga bo’ong kaleee)

  36. Harry says:

    kan yg nelpon gratis udah ada mas, tarif Rp.0,- dari MENTARI 😀

  37. Leo says:

    Yang pasti beli nomor perdana jangan ngelihat tarifnya aja, masih banyak komponen lain yang mempengaruhi nilai dari suatu produk, buat apa murah tapi kalo mau connect harus ngantri. Lagian beda tarifnya gak jauh-jauh amat koq, gak ampe jual rumah kalo sehari cuma nelpon sejam hehe….. Lagian emang gak panas tuch telinga, ngobrol lama haha….

    Ingat persaingan ini membuat beberapa operator mengalami crash pada sistemnya, dan customer yang dirugikan karena operator akan melepas tanggung jawab.

    Ini saya kasih contoh dari pengalaman-pengalaman yang dialami langsung dari customer-customer saya, pengalaman yang diceritakan disini berkaitan HANYA dengan 2 Operator yang dibahas di atas :
    1. Indosat…… kartu perdana Mentari telah expired ketika ingin aktivasi sebelum batas akhir aktivasi
    2. XL…………..beberapa waktu yang lalu beberapa kartu XL dengan awalan tertentu mengalami gangguan.

    *INGAT: kerugian SELALU ditanggung costumer, operator selalu berlindung dengan alasan PROSEDUR (=prosedur yang sengaja dibuat mengada2 agar customer akan kehilangan banyak waktu untuk suatu complain, sengaja di”cuci otaknya” agar berpikir daripada buang-buang waktu uda dech mending gak lanjutin lagi complainnya ;-))

    *Tulisan diatas dibuat berdasarkan pengalaman yang dialami langsung, TANPA ada maksud untuk menjatuhkan OPERATOR tertentu. Semoga OPERATOR yang ada dapat menjadikan tulisan saya sebagai masukan untuk melihat kembali SISTEM yang ada.

    Tapi SATU yang pasti, tarif boleh berubah2, orang keren tetep pake NOMOR CANTIK dong hehe…..

    Salam,
    Leo
    http://www.PerdanaCantique.com

  38. ipk4cumlaude says:

    Bener2 gila iklan operator2 itu: IF ELSE nya banyak banget, servernya harus yg canggih tuh… Kalau saya sih milih yg IF ELSE nya dikit aja lah…. Toh ngga beda jauh…. Tapi kalau pasca bayar emang kasian. Katanya walaupun mahal, kualitasnya bagus. Ah ternyata itu cuman bluffing. Dadah deh MATRIX gw….. balik lagi ke Simpati ah…..

  39. tunjung says:

    dirut XL kan bekas dirut IM3.. jadi ilmu dagang padang waktu di Im3 dia keluarin lagi tuh ke XL..
    walhasil.. eks anak buahnya yg masih di indosat juga ilmu2 nya ga jauh-jauh dari sang eks dirut lah…

    kita dibuat bingung ngitungin tariff mereka… sementara bonus mereka ngalir terus…

  40. Pingback: Konsumen Seluler Terjebak Iklan Tarif? « The Revolusioner “”"RIBKA And The Backbone”"”

  41. amik says:

    sama aja lha…. “tarif berlaku pada menit tertentu”. dan seringnya kalo sudah itungan menit 30 pasti mati. pernah pake telkomsel baru 5 menit mati….. kenapa yah ini?

  42. emang lebih baik berkata apa adanya dari pada membohongi konsumen.jadi sama-sama puas……….. bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeet
    tp enaknya ya nelpon pakai voip bener2 murah. atau pake YM bila koneksi internet tanpa bayar alias gratis (lewat hot spot)

  43. Pingback: Perang Tarif Seluler, Dagelan atau Bukan? | InfoPulsa

  44. Pingback: Perang Tarif ala GSM | Voucha Developer

  45. juragan says:

    gue heran ama matrix, tarifnya mahal bgt. pdhal gue setia lbh 7 thn pake matrix.
    harga tiap menit Rp 813, di tempat lain duit segitu boleh dpt 21 menit.
    lama2 gue kesel pengen tutup aja barang langganan itu.

  46. ilham says:

    wah sepertinya ada pesaing baru akan muncul neh..
    hayoo..
    cari infonya..

    saya juga emmbuat tarif antara xl dan im3 terkhir..
    silahkan dilihat..

    http://tarifpromogsmindonesia.blogspot.com/
    update terakhir..

  47. XL please buat sinyalnya bagus dunk,,,biar kalau setiap lagi tlpon gak putus2,,,gak enak kalau lagi bicara seru2nya putus,,,,,help ya…:) 🙂 🙂

  48. Wahju Diono says:

    Buat semua pengguna Seluler Indonesia : Berpikirlah yang bijak jangan mudah tergiur dengan iklan yang memberikan tarif murah ” TAPI “…….

    Sebagai pedoman utama adalah Kolega atau Relasi mana yang paling sering anda hubungi dan gunakan kartu atau operator seluler yang sama dengan mereka yang bisa memberikan tarif murah. Bisa juga cari operator yang mempunyai tarif termurah untuk lintas operator, apapun operatornya tarif murah itu yang kau mau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.