IM3 0,00000000001/detik vs XL 0,00000…1/detik

Baru kemarin IM3 mengeluarkan program 0,00000000001/detik ke lain operator, hari ini, 5 Maret 2008, XL secara resmi mengeluarkan program Rp. 600, sampe puaaasssss. (Situs resminya dapat dilihat disini)

Tapi, sebelum saya mulai menghitung, terlebih dulu saya akan mengomentari iklan yang hari ini mulai disebarkan kemana-mana.

Yang pertama adalah, tulisan pada Banner/Iklan tersebut tertulis “Tarif Termurah (dijamin) ke semua operator.” Kemudian pada baris berikutnya tertulis kalimat “Rp. 600 sampe puaasssss”

Intrepretasi atau penafsiran yang muncul bagi masyarakat apabila melihat sepintas hal ini adalah “Tarif termurah ke semua operator, Rp. 600 sampai puas”

Padahal, lagi-lagi itu salah penafsiran, karena 600 sampai puas itu berlaku untuk sesama XL apabila melakukan panggilan dari pukul 23.00 sampai dengan 10.59.

Penjelasan lagi-lagi berada pada bagian bawah dengan font yang kecil. Apalagi saya yakin bahwa iklan ini akan disebarkan dalam berbagai bentuk, dimana penjelasan rinci tidak mungkin diikutkan pada versi iklan yang lebih kecil. Paling hanya tulisan “Info lebih lanjut, buka xl.co.id” πŸ˜€

Kalau begitu, berapa tarif XL ke lain operator saat ini ? Benarkah statemen “dijamin termurah ?”

Untuk menghitung hal tersebut, saya menggunakan tabel tarif yang dikeluarkan oleh XL sendiri.

Untuk perhitungannya, saya kembali menggunakan skenario pada tulisan sebelumnya, dengan penambahan alokasi waktu diatas 10 menit hingga mencapai 15 menit agar masuk dalam cakupan promo XL.

  1. Pemakaian 90 detikBiaya yang dikeluarkan pada skenario ini masih tetap sama dengan tarif sebelumnya, yaitu 90 x 25 = Rp. 2.250,-
  2. Pemakaian 120 detik (2 menit)Ini adalah batas akhir program dengan biaya Rp 25/detik, sehingga biaya yang harus dikeluarkan adalah 120 x 25 = Rp.3.000,-
  3. Pemakaian 180 detik (3 menit)Ini adalah skema yang termurah untuk XL, dimana tarif setelah 120 detik atau 2 menit dianggap gratis, jadi tidak ada pengulangan tarif. Pelanggan membayar (120 x 25) + (60 x 0) = Rp. 3.000,-
  4. Pemakaian 240 detik (4 menit) sampai 600 detik (10 menit)Sama dengan point nomor 3
  5. Pemakaian 660 detik (11 menit)Skenario ini adalah skenario yang “unik” dari XL, karena tarif tidak kembali ke Rp. 25/detik seperti skenario XL 0,1/detik yang dulu, melainkan turun menjadi Rp. 10/detik. Dengan skenario ini, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah (120 x 25) + (480 x 0) + (60 x 10) = Rp. 3.600,-
  6. Pemakaian 900 detik (15 menit)Saya mencoba untuk menghitung pembulatan 15 menit, agar ada perbandingan harga yang cukup besar dengan skenario sebelumnya. Biaya yang dikeluarkan adalah (120 x 25) + (480 x 0) + (300 x 10) = Rp. 6.000,-

Nah, sekarang bagaimana kalau dibandingkan dengan program IM3 yang 0,00000000001/detik ?

Di bawah ini adalah tabel yang saya coba buat untuk menghitung hal tersebut:

Terlihat bahwa kali ini XL cukup “telak” mengungguli IM3 dalam panggilan biaya ke lain operator. Khususnya apabila panggilan dilakukan diatas 4 menit. Namun, dibawah itu, IM3 masih unggul.

Silakan menyimpulkan dari hal ini πŸ˜€

This entry was posted in Selular and tagged , , , . Bookmark the permalink.

88 Responses to IM3 0,00000000001/detik vs XL 0,00000…1/detik

  1. anton says:

    wahhhhhh tp tetap aja mahal ya…. kenapa gsm belum bisa perhitungan seperti cdma ya…misalhnya /menit 50 rp atau 45 rp …. pasti pelanggan cdma pada kabur ke gsm semua xixixixiii..

  2. sigid says:

    Hebat banget mas Khalid yach, kok masih sempat2nya membuat analisa kayak gini. Tapi alhamdulillah, kita jadi punya referensi untuk memanfaatkan kesempatan berkomunikasi murah

  3. Riza says:

    Biasanya orang melakukan panggilan melalui handphone durasinya di bawah 3 menit.. strategi yang baik buat XL.. πŸ™‚

    Btw salam kenal Pak Khalid.. πŸ™‚

  4. ryan_oke says:

    puyeng ngitungnya

  5. ndank says:

    salam kenal pak Khalid

  6. terima kasiiih pak kholid, smoga dg info yg rinci ini masyarakat tdk selalu di tipu melulu, baik pemerintah maupun pengusaha ritel……

  7. ndank says:

    salam kenal Pa Khalid

  8. MasWawa says:

    Saya hari ini barusan juga liat iklan tsb di koran.
    Tapi ga kepikiran sampai menghitung kayak Pak Khalid. btw, Mantaff banget ngitungnya Pak. πŸ˜€
    Salam Kenal

  9. Andrez says:

    Walah… promo sih promo.. banting harga sih banting harga.. Tapi kehandalan jaringan tidak diperhitungkan. Kasiann deh kita yang mo pake… Mending pasang tarif murah yang biasa saja dan tidak muluk2 serta mengutamakan kenyamanan berbicara. bagaimana om Khalid, betul tidak?

  10. @anton, klu CDMA lom sempat sy itung2 neh…ini aja tadi pagi sampai terlambat ke ktr gara2 ngeblog πŸ™

    @sigit, silakan diinfokan ke yang lain pak

    @riza, iyah, itu termasuk strategi komunikasi juga sih. Salam kenal juga yah…

    @ryan_oke, cuman kali, tambah dan bagi kok pak πŸ˜€

    @ndank, salam kenal juga…

    @Ali Syamsuddin, makasih kembali pak

    @MasWawa, walah, udah masuk korah yah pak…sayang hitungan2 ini gak dimuat juga yah

    @Andrez, setuju…harusnya mereka itu bersaing pelayanan, bukan harga yang dibungkus macam2 bahasa “indah” tapi membingungkan.

  11. willmen46 says:

    analisa nya kerem mas…salud dech
    wa skrng perang tarif dimana2 y mas..
    trs gmn nech Operator lain…ko ngk nyusul πŸ˜›
    salam kenal mas…

  12. risckylauw says:

    We..ee.eee.eee.eee
    klo boleh ngasih saran
    lebih baik (terserah mau percaya atau tidak)
    pake telepon satelit atau HT aja
    ,..^__^

  13. fajar2908 says:

    Analisise keran banget

  14. syahbal says:

    ck….ck….
    keren mas…..
    tp malah bikin tambah bingung….
    tetp setia pada m3 atau berpaling ke XL….
    atau telkomsel sajah….waaaaaa….tekorrrrrr…

    salam kenal mas….

  15. fadzarx says:

    gak ada yang murah buat ngomong ke orang. yang lebih murah, datengin aja orangnya. sampe lu mati juga ngobrol langsung kagak bayar.

  16. anginbiru says:

    @ fadzarx
    kalo kitanya di jogja,, sedangkan orangnya di jakarta,, kalo musti dateng langsung ke orangnya cuman buat ngobrol… tiket bis aja udah Rp 100 Ribu lebih.. huehe.. lebih mahal toh..!?? *plak!*

    http://anginbiru.wordpress.com

  17. Hasan Seru says:

    IM3 aja, RP.1350 setengah jama, lagipula teman2 saya banyak yg pake M3, sms bangetz, nelpon murah bangetz…

  18. jemie77 says:

    IM3 pake jargon statistik TELKOM FLEXI tuh.. rata-rata orang telp 3 menit…
    Ga tau ap ABG (Angkatan Babe Gue… he he he , garingz) kuat omong ampe bebusa …

    Hidup Simpati PD dah…..

  19. Aloysius Erwin says:

    Yah memang betul mas…
    saya sendiri kalau telpon pakai Hp paling sering durasi sekitar 2mnt
    Xl keluarin strategisnya tuh…

    Btw, salam kenal..

  20. IM3 pola tarif tetap, sehingga ada kepastian.
    IM3 gak ada timeband, berlaku nonstop 24 jam, sehingga lebih simple.
    IM3 tarif SMS dan GPRS juga yahud, sehingga adil.

    IM3 punya formula tepat buat telpon, SMS dan GPRS
    IM3 pass banget bua mobilers Indonesia.
    Bravo Pak Khalid πŸ™‚

  21. Ternya Bisnis Indonesia hari ini juga membahas komparasi selular (GSM) dengan FWA (CDMA);
    http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A39&cdate=05-MAR-2008&inw_id=584538

    Lengkap dengan tabel perbandingan M3, XL, PD dan Esia

  22. darmawanku says:

    bentar lg pasti ganti lagi taripnya. hehe

  23. Mbah Kakung says:

    Pak Khalid… mohon ijin untuk mencetak konten blognya tentang perang tarif, akan ku pasang di mading sekolahku…. agar muridku juga tidak terjebak pada iklan bombastis seperti itu…
    Makasih sebelum dan sesudah ijinnya.

  24. tolearta says:

    wah…
    jan edan tenan….
    tarif’e kok murah tenan
    po wes kakean bati ya’e…………………
    wkwkwkwkkwkwkwk………….

  25. @anton : “kenapa gsm belum bisa perhitungan seperti cdma ya” –> untuk saat ini kayanya belum bisa, pak…tapi tidak menutup kemungkinan di kedepannya…kalo pengen GSM murah gampang, pak…

    Indonesia harus :
    1) punya pabrik vendor penyediaan perangkat operator GSM dari end to end yang handal dan reliable.
    2) pemerintah harus bersedia tidak memungut pajak dari pendapatan perusahaan operator telekomunikasi
    3) pemerintah harus mempermudah proses perijinan pendirian BTS/ menara transmiter
    4) pemerintah harus memberi insentif dan subsidi pada operator seluler apabila program GSM lebih murah dari CDMA berhasil, hal ini dikarenakan biaya pembelian perangkat dan maintanace perangkat bukan harga yang murah.
    5) pemerintah harus menegakkan hukum, terutama kepada pungli-pungli perijinan yang mempersulit pendirian BTS / menara serta preman-preman dan warga yang menghalangi proses maintanace site.
    6) ganti label hape CDMA termurah anda dengan label GSM, maka “tarip GSM” anda menjadi paling murah diantara tarif CDMA lain.
    7) serius amat bacanya …. *kabooor*

  26. mudah mudah semua tarif telepon seperti ini … terutama sms πŸ™‚

  27. smkn39jkt says:

    Seru ne pesaingan gini……. semoga 0,000000000000000001 mulai dari menit 1 samapai menit ke 10000000000000000

  28. @ jemie77 : “IM3 pake jargon statistik TELKOM FLEXI tuh.. rata-rata orang telp 3 menit…”

    —> Maaf rekan jemie77, just sharing info…bukan belain indosat, rata2 orang telpon 3 menit itu bukan statistik TELKOM FLEXI…tapi dalam dunia pertelekomunikasian statistiknya emang rata-rata 3 menit. kalo anda tidak percaya silakan tanya ke rekan yang pernah kuliah di teknik telekomunikasi atau teknik elektro dengan peminatan telekomunikasi atau bidang studi lain yang mempelajari hal tersebut (dengan catatan pada saat kuliah dulu waktu di ajar mata kuliah yang bersangkutan hadir, gak bolos, titip absen, dan sebagainya). πŸ˜€

  29. jakartatrainingcenter says:

    persaingan tarif dimana-mana. Ya, semua itu kembali ke penggunanya aja, Buat saya mah, gak penting tarif yang penting sinyal kuat. Tarif boleh murah asal jangan pelayanan juga jadi melemah. πŸ˜€

  30. Gamma says:

    prasaan ntar april tarip turun lagi deh…. πŸ˜€

  31. dryanew says:

    Persaingan yang ketat-ketantan

  32. renzopapi says:

    saya pake im3 nelpon ke sesama im3 menit ke 30 pasti terputus dan pemakaian tidak pernah lebih dari 1500. pripun niku mas?

  33. tmz2008 says:

    Saya belum mencoba IM3 ke operator lain, tapi kalau untuk XL memang termurah jika dibanding yang lain, seperti AS, Simpati, Mentari atau 3.

  34. jablay8990 says:

    Kalau dipikir-pikir strategi seperti seprti ini membuat bingung kaum awam.Pada saat XL mengeluarkan promo Rp.1/detik juga ada tulisan kecil pada banner “berlaku mulai menit ke 6″, jadi banyak para konsumen yang bingung karena pada menit-menit awal, jumlah pulsa yang tersedot begitu besar. Bahkan ada salah seorang teman saya yang mengatakan,”kalau seperti itu caranya,sama saja dengan operator lain.”

  35. jhonrido says:

    Repot benar ya…Apalgi nanti muncul lagi promo produk telkomsel. Pasti bakal turun lagi. Soalnya telkomsel masih dominan sebagai pengguna kartu seluler terbesar di Indonesia. Hayo siapa yang setiap?

  36. Zhai Ling says:

    Makasih deh…………. πŸ˜€
    Q kan pengguna Ceria!

  37. saya dah pake xl dari tahun 2000, memang saya merasakan program-program xl memuaskan. dulu aja waktu aku prajabatan terpisah sama istri dan anak, eh xl ngeluarin program bayar sekali nelpon berkali-kali (3 menit pertama geratis). kalau xl semurah sekarang kenpa kawan-kawan nggak pindah operator aja. biar kita yang ada di milis bisa chat lewat bicara aja lagi. kan bicara sepuasnya cuma 600 perak. ayu buruan deh, saya yakin suatu saat xl akan ngadakan program nelpon geratis seharian selama satu hari dalam seminggu. Salam kenal buat mas khalid, saya suka buka Blogmu. bagus deh. ni alamat situsku http://www.syahibarhasmy.net, mohon keritik dan saran, karena saya adalah pemula dalam bikin web… thanks banyat atas infonay.

  38. aksin says:

    Yang penting info nyampe ke konsumen, ini merupakan hal wajib bagi setia operator karena di masa datang masyarakat akan semakin kritis dengan hal -hal semacam ini. Untuk itu operator harus berlomba – lomba untuk “BERANI” ngedrop harga dan seinformatif mungkin agar masyarakat tidak merasa dirugikan. Jadi kayknya kita sebagai pemakai jasa telekomunikasi tinggal menunggu waktu saja, ya menunggu tarif murah ….he..he..

  39. Jaka says:

    sip sip analisanya …
    kesimpulannya, ane tetep setiap pake XL dari jaman ane lahir, wekekek :p
    XL is da best ^_^

  40. pulsa bisnis says:

    berarti lbh transparan simpati ya dari iklan di tv aja pelanggan
    udah tau klo simpati tarifnya 0.5/detik setelah 1 menit bicara πŸ˜€

  41. fajar2908 says:

    Memang kalau transparansi paling transparan simpati, tapi enakan M3. Aku berharap M3 punya bug kayak dulu, pemakaian bisa sampai (minus)Rp.12.000,-, setelah minus segitu buanyak, lalu dibuang.

  42. BoenDa says:

    Yah..diluar sono
    Dah perang tknologi layanan mobile cell…kta mah msh gontok2an tarif
    Mending g ngiBul…ttp aja tu tarif2 yg ngaku termurah baru brlaku stlh menit trtntu aja
    KSiaan tuh masyarakat awam jd korban iKLan
    Hayoo..sapa yg suka diBo’ongin?!?

  43. reno says:

    sekarang m3 30 menit da ga putuz lagi ya?. kemaren ru nelp sesama m3… lewat tuh 30 menitnya…

  44. Tenjo says:

    Maaf yaaa……
    Diriku jadi bisa terbantu gara2 promo ini loch……
    Maklumlah, diriku selalu jauh dengan keluarga……
    Jadi harus milih operator yang super murah…….

    Kebetulan anggota keluargapun operatornya sama……
    Jadi, ngorbolnya sampe ga ada hal perlu di bahas lagi…….
    Hehehehe……

    Mohon maaf apa bila ada yang kurang berkenan.

  45. Imad says:

    Wah harusnya tiap2 orang punya masing2 kartu (harus sama dengan pacar) biar murah teruuuuussss.

  46. @Reps Kotamobagu: wah… marketingnya IM3 beraksi πŸ˜€ itung-itung promo gratis ya mas/mbak? sayang kagak dikasih bintang -SYARAT & KETENTUAN BERLAKU- :p

    kalo buat harga, sama ajalah pake operator manapun. pa lagi nelponnya paling 2-3 menit. kagak ngaruh-ngaruh amat. yang penting: KUALITAS tetep dijaga & kalo beriklan yang jujur dikit, jelasin dong, apa yang dimaksud dengan tarif demikian. Tujuannya: supaya masyarakat nggak ngerasa tertipu. Nggak semua masyarakat kita ngeh dengan syarat yg berlika-liku itu. Tinggal cari deh operator mana yang jujur dan gentle menjelaskan tentang promo-nya itu. Misal: Tarif Rp.600 sepuasnya, berlaku jika blaa.. bla.. bla… atau dapatkan tarif Rp.0,00000000001/detik dengan syarat bla.. bla.. bla.. jadi jelas gitu, dengan liat iklan orang udah tau maksudnya.

  47. ian says:

    pak, artikel sampean masuk ke detikinet pak..!!
    semoga dengan masuknya artikel bapak,bisa jadi referensi untuk para pelanggan seluler, dan smoga menggugah para operator yg iklan2 nya menjebak.
    sudah lama saya menunggu artikel/blog yg mengulas tentang perang tarif operator seluler. karena kebanyakan dari mereka kebanyakan saya anggap menipu.
    menurut saya, yg paling jujur soal tarif adalah mobile8 (CMIIW), yg bilang 700/menit ke semua operator tanpa syarat apapun, dan ternyata mmng bener.

    NB:saya pelanggan lama im3, tp saya ndak bangga dengan iklan macam gitu. kesian pelanggan laen/pelanggan baru, bisa tertepu mreka.

  48. vandai says:

    ga mau pake XL. ntar kawin sama monyet dan kambing.
    iklannya aja nunjukin gitu.
    jadi mending pake yang laen deh.

    iklan kok ga mendidik. disama2in dengen monyet dan kambing. atau mereka sendiri kayak gitu???
    lama2 bete juga liat iklan kayak gitu.

    akhirnya kembali lagi ke jaman dulu.
    pake walkie talkie.

    roger…roger…ganti.. *tuuutt*

  49. Pingback: Nasib Tarif Pasca Bayar | Yogie a.k.a Ple-Q Blog

  50. mnoer says:

    wah salut banget neeh atas infonya sampe anda bisa melakukan analisa seperti ini. Saluttt…. Saluttt…
    Saya skr msh pake Telkomsel (Halobebas). Gimana neehh menurut bang khalid mending pindah apa ga…???? apa tetap pake telkomsel aja (karena tabel perbandingan telkomsel belon ada tuch)

    makasih atas jawabannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.