Random Post: Rapat Aplikasi Monev
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    Akhirnya, Surat Edaran OJK dicabut…

    May 5th, 2014

    Berita gembira akhirnya muncul pada hari ini. Salah satu penyebab hebohnya dunia pengadaan barang/jasa selama beberapa bulan ini yaitu hadirnya Surat Edaran (SE) Otoritas Jasa Keuangan yang mewajibkan dihilangkannya klausul KKN dan Pemalsuan Dokumen pada Jaminan yang dikeluarkan oleh Penerbit Asuransi akhirnya dihapuskan.

    Saya sampai membuat 2 tulisan mengenai hal ini, yaitu Korban Surat Edaran OJK (mulai) Berjatuhan dan Selamat Tinggal Jaminan Penawaran dari Asuransi.

    Perdebatan seru juga terjadi di Facebook, Blog, dan berbagai media lainnya mengenai hal ini dan sudah memakan banyak korban dalam bentuk gagal lelang dimana-mana dan sanggahan yang meluncur kesana kemari.

    Akhirnya OJK “sadar” dan mengeluarkan Surat Edaran Nomor S-127/NB.2/2014 tanggal 28 April 2014 tentang Pencantuman Klausula Tidak Menjamin Kerugian yang Disebabkan oleh Praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam Surat Jaminan/Suretyship.

    SE OJK

    Semoga kehebohan seperti ini tidak terjadi lagi di masa akan datang dan semoga pengambil kebijakan berkoordinasi dulu sebelum mengeluarkan aturan yang akan mempengaruhi pelaku di lapangan

     


    (Selamat Tinggal) Jaminan Penawaran dari Asuransi

    March 10th, 2014

    Setelah tulisan saya pada tahun lalu mengenai Korban Surat Edaran OJK Mulai Berjatuhan, rupanya semakin lama korban-korban ini semakin banyak bahkan skalanya sudah menjadi level masif dan hampir terjadi di seluruh Indonesia. Bahkan di beberapa tempat sudah menyebabkan “colateral damage” atau korban yang tidak berkaitan langsung dengan peperangan yang terjadi.

    Sabtu pagi, melalui mailing list Instruktur PBJ se-Indonesia, salah seorang rekan mengunggah surat dari OJK mengenai perusahaan asuransi yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut.

    Surat OJK

    Read the rest of this entry »


    Korban Surat Edaran OJK (mulai) Berjatuhan

    November 18th, 2013

    Minggu lalu beberapa pertanyaan seputar postingan ini mulai berdatangan melalui SMS, e-mail, maupun BBM. Salah satu bunyi pertanyaannya adalah “jaminan penawaran salah seorang peserta lelang mencantumkan bahwa penerbit jaminan tidak menanggung atau tidak dapat mencairkan jaminan apabila peserta ternyata KKN atau memalsukan dokumen. Apakah kami dapat menggugurkan penawaran dari peserta itu?” Pertanyaan yang lain juga muncul dari peserta lelang “Pak, kami digugurkan pada tahap evaluasi administrasi dengan alasan jaminan kami tidak unconditional, padahal kami hanya menerima jaminan sesuai aturan asuransi. Apakah kami bisa menyanggah?”

    Selidik demi selidik, ini merupakan “korban” dari Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor SE-04/NB/2013 yang dikeluarkan tepat 2 bulan lalu, yaitu tanggal 18 September 2013.

    SE OJK

    Pada surat edaran tersebut, khususnya klausul ke 2 ada permintaan kepada seluruh perusahaan asuransi untuk tidak menjamin kerugian yang disebabkan oleh praktek KKN dan penipuan/pemalsuan atas informasi yang disampaikan dalam dokumen penawaran.

    Bagaimana Surat Edaran ini apabila disandingkan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perubahannya tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah?

    Read the rest of this entry »