Posts tagged: film

Alangkah Lucunya (Negeri Ini) – Sebuah Resensi

Satu lagi film Indonesia berkualitas muncul pada tahun ini. Setelah berbagai film-film sebelumnya, seperti Ayat-Ayat Cinta, Laskar Pelangi, dan lain-lain (tidak termasuk film pocong-pocongan lho yah…), pada bulan April tahun 2010, sebuah film yang mengangkat kondisi nyata anak Indonesia sehari-hari.

Film ini dimulai dengan menggambarkan seorang anak muda, lulusan S1 Managemen yang bernama Muluk.

Muluk, sebagai seorang yang baru saja lulus kuliah, tentu saja berupaya untuk mencari kerja. Dengan berbekal ijazah yang dimiliki serta surat kabar yang memuat berbagai lowongan kerja, dia keluar masuk berbagai perusahaan untuk melamar. Namun, semua lamaran tersebut tidak membuahkan hasil. Malah, di sebuah perusahaan, pengetahuan manajemen yang dimilikinya dinyatakan tidak berguna karena pimpinan perusahaan tersebut sudah mencoba segala jenis manajemen, mulai manajemen China, hingga manajemen Arab namun tidak berhasil menyelamatkan perusahaannya. Juga pada saat melamar di perusahaan lain dan ditawarkan untuk menjadi TKI, sebuah bayangan hukum cambuk TKI di Malaysia segera menghinggapi pikiran Muluk yang langsung ditolak mentah-mentah.

Read more »

Transformer 2 – Revenge of The Fallen (sebuah resensi)

Akhirnya, salah satu dari beberapa film yang saya tunggu-tunggu keluar juga. Walaupun sudah antri pada jam 2 siang, namun tetap dapat tiket untuk pemutaran jam 21.30, itu juga dapat baris paling ujung kanan. Untung tidak tepat di depan layar. Kasihan juga dengan mereka yang bela-belain beli tiket tapi dapatnya yang di depan layar. Bisa kejang leher tuh :D

Namun, perjuangan untuk bisa mengikuti pemutaran film Transformer 2 di hari pertama pemutarannya tidak sia-sia. Banyak perubahan yang terjadi dibandingkan dengan Transformer 1 dulu, utamanya dari segi animasi, efek gambar, dan suara.

Karakter-karakter lama dan beberapa karakter baru juga diambahkan untuk memperkuat alur cerita, juga kejenakaan BumbleBee dan kebijakan Optimus Prime masih tetap ditampilkan.

Film ini dibuka dengan informasi bahwa sebenarnya pasukan robot telah hadir di Bumi jauh sebelum Allspark datang. Bahkan sudah terjadi peperangan hebat di Bumi antara Prime bersaudara sejak 17.000 tahun sebelum masehi.

Read more »

Laskar Pelangi (sebuah resensi)

Sejak mengetahui bahwa Laskar Pelangi akan dibuat film, maka sejak itu juga saya bertekad untuk menyaksikan filmnya.

Mengapa ?

Karena novel Laskar Pelangi juga merupakan salah satu novel yang paling berkesan bagi saya. Yang menceritakan pendidikan disebuah daerah dengan sangat gamblang, beserta suka duka guru maupun siswanya yang bening bagaikan air.

Hari ini merupakan pemutaran perdana film tersebut serentak di Indonesia (atau cuman Jakarta yah…), dan karena pengalaman dengan pemutaran perdana film-film lainnya, dimana biasanya penuh sesak atau memperoleh tempat duduk barisan depan yang amat sangat tidak nyaman sekali, maka hari ini, untuk pemutaran pukul 16.45, saya sudah antri di Plaza Senayan XXI pukul 10.00 WIB :D

Akhirnya, malah menjadi pembeli tiket yang pertama :D

Nah, bagaimana resensi dan kesimpulan saya ?

Read more »

Xtra Large (sebuah resensi)

Xtra LargeMinggu sore, ditengah cuaca yang “tumben” cerah di Jakarta, bersama 2 orang teman berangkat dari Ciputat raya menuju Pondok Indah Mall (PIM) untuk sedikit bersantai di hari libur.

Tujuan memang untuk menikmati tontonan film Xtra Large yang resensinya cukup “menjanjikan” dari web site 21cineplex.

Bertujuan untuk nonton pada pertunjukan pukul 16.05, akhirnya tiba dengan “sukses” di depan loket pada pukul 16.10 :)

Read more »

Midnight bersama “CJ7″

CJ7Semalam, bersama 8 orang teman se-kontrakan, yang semuanya dari Biro PKLN, saya menuju ke Pondok Indah Mall (PIM) 1 untuk sedikit beristirahat dari kepenatan rutinitas kerjaan.

Setelah sebelumnya memilih melalui internet di web site cineplex,  akhirnya semua setuju untuk memilih tontonan berjudul “CJ7″ ini, berhubung semua menginginkan rilex yang berujung kepada pemilihan film komedi :)

Berangkat dari kontrakan pukul 10.30 WIB, sebagian memakai sepatu (kayak mau dugem aja …), sebagian lagi dengan cuek memakai sendal (untung bukan sedal jepit dari plastik…), dengan cuaca cukup cerah, berhimpitan di dalam si “iin” (Inova…istilah si Rambo untuk mobil ini…)

Read more »

WordPress Theme Design