Posts tagged: dikmenjur

SMK RSBI di mata Seorang Perancangnya

“Program RSBI khususnya SMK saat ini tidak sesuai dengan pemikiran saya sewaktu pertama kali merancang program ini”

Kalimat tersebut menjadi pembuka diskusi sekaligus menyentak saya yang sedang asik menunggu pak Kurnijanto dari Cisco Academy bersama beliau di sebuah coffee shop di daerah Jakarta Selatan.

Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan atau disingkat Dikmenjur pada tahun 1998 – 2006 ini kemudian menambahkan, “SMK Internasional sebenarnya bukan dilihat dengan guru yang mengajar bahasa Inggris di sekolah tersebut, tapi dengan target minimal 10% lulusannya mampu bekerja di luar negeri sesuai dengan kompetensi yang diperoleh sewaktu sekolah.”

Direktur Dikmenjur yang masih tetap dapat disebut Direktur Dikmenjur karena saat ini nama institusinya sudah berubah menjadi PSMK ini lalu melanjutkan, “sewaktu merancang program RSBI, saya memiliki keinginan agar minimal 10% pangsa pasar kerja di luar negeri diisi oleh bangsa Indonesia. Coba bayangkan apabila ini terjadi, maka alur devisa akan mengalir ke negara kita, juga tingkat kesejahteraan akan naik pesat, serta jejaring Indonesia akan diperhitungkan di mata dunia.”

Read more »

Selamat Jalan Pak Franklin

Siang ini, tepat pukul 12.30 WIB, melalui sms, saya menerima sebuah kabar duka yang sangat menyesakkan dada, yaitu berpulangnya Bapak Franklin JH. Nanuwasa.

Beliau adalah salah seorang yang menjadi sebab saat ini saya bisa berada di Jakarta, bisa bergabung pada dunia pendidikan, dan mencapai apa yang ada saat ini.

Saya masih ingat pertemuan pertama dengan beliau yang juga memancing hingga saya berkiprah di dunia pendidikan adalah diskusi di milis Dikmenjur pada tanggal 8 AgustusĀ  tahun 2000. Waktu itu, beliau termasuk orang yang paling awal bergabung di milis dan menjadi salah satu corong informasi mengenai kondisi sekolah kejuruan untuk daerah Makassar. Saya masih bergabung sebagai anggota pasif di milis Dikmenjur dan hanya membaca diskusi yang tertuang di dalamnya.

Pada tanggal tersebut, saya terlibat diskusi yang cukup seru dengan salah seorang siswa Pak Franklin mengenai kondisi pendidikan IT di Makassar. Pada postingan tersebut saya cukup keras memprotes pernyataan bahwa pendidikan di Makassar khususnya dalam bidang IT sudah cukup bagus. Hal ini berdasarkan bahwa untuk menilai pendidikan di sebuah daerah tidak bisa hanya melihat kondisi satu sekolah saja.

Read more »

Memberi “pelajaran” kepada spammer milis

Hal yang paling menjengkelkan apabila ikut pada sebuah mailing list selain “debat kusir” yang tidak jelas adalah SPAMMER. Spammer ini mengirimkan pesan atau email yang Out Of Topic (OOT) atau tidak sesuai dengan fungsi mailing list.

Di milis pendidikan, kadang muncul dengan menawarkan rumah atau undian, bahkan menawarkan obat kuat viagra dan lain-lain. Kalau milis itu sifatnya “open” alias terbuka, maka setiap anggota bisa langsung masuk mendaftar dan mengirimkan postingan tanpa melalui mekanisme moderasi. Milis jenis inilah yang paling disukai oleh spammer, karena dengan mudah mereka bisa melakukan aksinya.

Namun, ada juga milis yang sifatnya moderated atau semi moderated. Yang full moderasi adalah milis yang keanggotaannya harus disetujui terlebih dahulu oleh moderator, kemudian setiap postingan juga dimoderasi sehingga butuh waktu untuk menyampaikannya. Yang semi moderasi adalah keanggotaan yang di moderasi atau postingannya yang dimoderasi.

Read more »

Email dan Milis

Outlook Saya“Bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi….”

Kalimat di atas adalah kalimat sebuah lagu anak-anak yang sering disampaikan sewaktu saya kecil dulu.

Tetapi dalam konteks saat ini sepertinya berubah khusus untuk saya, menjadi “Bangun tidur ku terus buka email….tidak lupa mengecek milis…” :)

Kok bisa seperti demikian ?

Read more »

WordPress Themes