
Penggalan kalimat di atas terdengar murah diucapkan, namun rupanya amat sulit dilaksanakan. Kalimat itu keluar dari seorang Raditya Dika yang pada acara Pesta Blogger 2008 menjadi salah satu pembicara dari “Breakout Session”.
Sesi ini sangat bagus menurut saya, karena interaksi antara 2 pembicara, yaitu Yoris Sebastian yang menekankan kepada “Thinking out of box” dan Raditya Dika yang menjelaskan sejarah dan strateginya sehingga blog yang dia buat sampai menjadi best seller setelah dijadikan buku. Malah salah satu bukunya akan diangkat ke layar lebar dengan bintang utama dirinya sendiri.
Saat sesi tanya jawab, saya berkesempatan menanyakan salah satu masalah yang memang menhantui beberapa bulan ini, yaitu “Bagaimana mengatasi mood menulis yang sering sekali turun dan tetap menjaga agar produktifitas menulis tetap tinggi ?”
Read more »
Sukses dan ucapan selamat yang luar biasa untuk panitia dari Pesta Blogger 2008 yang dilaksanakan kemarin di Gedung BPPT Jakarta.
Ratusan Blogger hadir dari rencana 1200 orang dari kegiatan ini, dan seperti yang disebutkan oleh Pak Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aplikasi Telematika Kominfo, bahwa kegiatan ini seakan mengulang apa yang terjadi 80 tahun yang lalu, saat Sumpah Pemuda 2008, dimana perwakilan-perwakilan dari seluruh daerah di Indonesia hadir dan bersatu dalam satu kegiatan bersama.
Memang kegiatan ini diikuti oleh banyak komunitas Blogger, mulai dari Aceh, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogja, Surabaya, Bali hingga Makassar.
Yang kurang hanya sambutannya yang lumayan banyak, serta MC yang kadang “kebanyakan” berimprovisasi. Namun, dari diskusi panel, trus topik-topik yang dibahas dalam bentuk mini diskusi (termasuk yang menghadirkan Raditya Dhika yang akan saya tulis pada tulisan tersendiri), dan yang paling penting adalah isi goodiesnya banyak euy
Read more »
Setelah pertemuan yang dilakukan di Makassar, akhirnya dalam sebulan terakhir saya ikut 2 kali “kopi darat” atau pertemuan sesama rekan-rekan Anging Mammiri atau komunitas blogger Makassar yang berada di Jakarta.
Keduanya merupakan pertemuan “informal”, tanpa ada perencanaan jauh-jauh hari, dan hanya dilakukan melalui mailing list Anging Mammiri dan Komunitas Plurk yang juga saya ikuti.
Pertemuan pertama dilakukan di Solaria Cafe, Plaza Semanggi Lt. 10, kebetulan hadir rekan M. Resha dan Ardiansyah yang sedang diklat di Jakarta, juga dihadiri oleh rekan Irwin Day ketua asosiasi warnet Indonesia (Awari), dan komunitas blogger lainnya.
Dibawah ini adalah foto-foto kegiatan itu:
Read more »
Salah satu kegiatan selama berada di Makassar dan kebetulan “diinvite” oleh salah seorang anggota adalah kopdar alias kopi darat alias ketemuan dengan sesama Blogger Makassar yang tergabung dalam komunits Anging Mammiri.
Pertemuan yang sifatnya “dadakan” itu dilakukan di MG Resto Mall Panakkukang dihadiri oleh:
- Andi “belutz” Darmawan (Ketua Ubuntu-ID yg kebetulan juga ke Makassar)
- Iqo
- Made
- Anhie
- Ntan
- Mamie
- Ally
- Unga
- Yudie
Read more »