Acara Kick Andy malam ini (Jumat, 5 Maret 2010) terasa berbeda, bukan hanya karena jauh hari sebelumnya sudah diinfokan oleh rekan-rekan di SMKN 1 Surabaya, atau email dari Direktur SEAMOLEC untuk menyempatkan menonton, tetapi juga karena ini adalah tampilan pertama salah satu hasil didikan SEAMOLEC pada acara yang dipandu oleh Andy F. Noya.
Tema malam ini adalah “Inovasi Tanpa Batas” yang menyingkap temuan-temuan aplikasi dalam bidang Software dan orang-orang yang berada di dalamnya.
Salah satu yang tampil pertama kali adalah kelompok “Putri Petir” yang membuat baju khas untuk bermain game “Tari Saman” dengan mengacu kepada game Ayo Dance.
Tampilan kedua adalah kelompok pemuda yang menciptakan aplikasi yang mampu mengontrol komputer hanya dengan gerakan mata. Aplikasi ini bernama “Eye BPod”. Melalui aplikasi ini, maka orang yang memiliki keterbatasan fisik, utamanya tangan, tetap mampu untuk mengoperasikan komputer.
Tampilan ketiga adalah pembuat game angklung heroes & nusa challenge, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang kebudayaan Indonesia melalui game. Angklung heroes adalah game yang memainkan angklung dengan berbagai ragam lagu daerah, sedangkan nusa challenge merupakan game/quiz yang memperlihatkan ciri khas kebudayaan di Indonesia. Kedua game ini dapat ditemui dan dimainkan di Facebook.
Read more »
Hari ini, 3 Maret 2010, bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Pendidikan Nasional, Sawangan; Menteri Pendidikan Nasional, bapak Muhammad Nuh menyampaikan sebuah statemen yang sangat membahagiakan, yaitu meminta kepada rektor-rektor Perguruan Tinggi agar dapat menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sejajar dengan NIM yang saat ini sudah ada.
Hal ini bertujuan agar data peserta didik dapat terlacak hingga sampai Perguruan Tinggi.
Statemen ini seperti air yang sejuk di tengah dahaga NISN sejak “tidak bertuan” dan “tidak diperhatikan” mulai tahun 2008.
NISN adalah bagian dari program Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dirintis sejak tahun 2006 oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (PKLN), serta sempat mengalami pasang surut di dalam pengelolaannya.
Masih lekat di ingatan saya sewaktu berdiskusi pada awal tahun 2006 mengenai program NISN. Amat banyak suara-suara “sumbang” dan miring yang beranggapan bahwa program ini hanyalah sekedar program mimpi. Bagaimana mungkin mendata ulang seluruh siswa di Indonesia ? Juga apa mungkin membangun sebuah database raksasa yang melingkupi puluhan juta siswa ?
Read more »
Anda ingin memperoleh materi Buku Sekolah Elektronik (BSE) namun tidak memiliki koneksi internet ? Hendak mendownload materi tersebut tapi koneksi amat lambat ?
Anda ingin memperoleh video-video pembelajaran terbaru tapi jauh dari perkotaan dan tidak tersedia jaringan apapun ?
Anda ingin mengikuti training online secara jarak jauh yang dilaksanakan oleh SEAMOLEC ?
Anda ingin mengikuti pembelajaran atau kuliah jarak jauh yang disampaikan oleh guru/dosen terbaik secara real time ?
Solusinya adalah dengan terhubung dengan SEA EduNet.
Dan itu semua dapat diperoleh TANPA BIAYA BULANAN/Berlangganan, cukup dengan menyiapkan perangkat-perangkat yang sederhana dan mudah di dapat dan yang paling penting tidak membutuhkan koneksi internet apapun.
Pada tulisan sebelumnya, sudah saya paparkan secara mendalam mengenai pengertian dan manfaat dari SEA EduNet. Pada tulisan ini akan saya paparkan peralatan yang dibutuhkan agar dapat terhubung dan menikmati layanan-layanan dari SEA EduNet.
Read more »
Setelah 3 tahun peluncurannya, akhirnya program Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang di kembangkan oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional mengalami satu perubahan yang cukup signifikan.
Berawal dari keprihatinan terhadap minimnya data yang benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pada awalnya hanya dianggap sebagai program “mimpi” akhirnya dapat mengumpulkan data real hingga mencapai 40 juta siswa.
Pada tahun 2008, akhirnya dukungan pembiayaan dari pusat terhadap program Dapodik ini dihapuskan sama sekali, bahkan proses pembiayaan dan perawatannya dialihkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Yang membanggakan, walaupun tanpa dukungan dari Depdiknas pusat, dan hanya ditangani oleh tim yang keseharian juga kuliah, namun sistem ini tetap berfungsi dengan baik.
Read more »

Sudah 2 hari ini saya melaksanakan “tugas” yang lain dari biasanya. Sehari-hari biasa disibukkan dengan rapat atau membuat program, presentasi atau konsep sebuah kegiatan, namun kali ini diminta oleh bagian training untuk memberikan materi tentang pembuatan blog pada pelatihan “Self Access Study” bagi guru-guru Bahasa Inggris SMK.
Program ini merupakan bagian dari program Ristisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), dimana sekolah tersebut harus mampu memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses belajar mengajar sehari-hari.
Mengapa blog diberikan ?
Karena blog sebagai sebuah fenomena baru dalam dunia TIK dianggap mampu untuk mengasah kreatifitas guru dan siswa, utamanya mengasah kemampuan menulis dan membaca kedua komponen itu. Diharapkan, semangat saling berbagi juga dihasilkan dari blog-blog mereka.
Read more »
Wah, ada apa dengan Dapodik ? Apakah Dapodik yang ini sejenis bahan mudah terbakar hingga mengeluarkan Api ?
Atau karena pemberitaan yang lalu hingga dapodik kebakaran ?
Rupanya, tidak…API disini adalah singkatan dari Application Programming Interface
Ini makhluk apa lagi neh ?
Read more »
Akhirnya, setelah proses panjang yang dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2008, pada hari ini hasil lomba web dan blog sekolah nasional 2008 diumumkan.
Sebagai salah seorang dari tim juri lomba ini, saya mencatat beberapa hal yang cukup menarik dalam pelaksanaan lomba. Tapi sebagian besar hal ini terjadi, karena lomba yang menggabungkan antara web sekolah, blog guru, dan blog siswa di Indonesia (malah menurut info, di dunia), belum pernah dilaksanakan sebelumnya.
Permasalahan terbesar sebenarnya hanya 1, yaitu peserta MALAS MEMBACA. Hal ini mengakibatkan dari 117 peserta, yang dapat dinilai hanyalah 28 peserta. Sebagian besar rupanya tidak membaca persyaratan peserta dengan baik.
Read more »
Akhirnya, setelah “keributan” dimulai sejak hari Minggu pagi, yang kemudian mulai booming hari Senin melalui berbagai blog yang diposting di berbagai media, dan mencapai puncaknya saat diekspos oleh Detik.com melalui berbagai tulisan, yaitu: “Diknas umbar data jutaan siswa sekolah”, “Data siswa diumbar, Blogger teriak”, “Banyak yang meneriaki, Diknas siap evaluasi”, “Data siswa terumbar, privasi terlanggar ?”, “Pengakses data siswa di diknas harusnya dijaring”, dan “Kacamata asing untuk insiden diknas“, akhirnya pada siang ini secara resmi pengumuman penutupan link untuk mengunduh (download), data dalam bentuk format xls ditutup oleh Depdiknas.
Sebenarnya, menurut teman-teman bagian teknis, link itu sudah ditutup segera pada hari Senin begitu informasi ini diketahui oleh mereka, namun belum diumumkan karena masih harus menunggu konfirmasi dari pejabat terkait. Jadi, saya mengucapkan penghargaan kepada rekan-rekan teknis yang telah “berani” mendahului perintah
Read more »
Minggu ini pemberitaan mengenai program Dapodik atau Data Pokok Pendidikan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sayangnya, peningkatannya ke arah yang kurang baik.
Minggu ini saja ada 2 email yang masuk ke mailbox saya, 1 email dari rekan Suyana sebagai penanggung jawab Dapodik Wilayah Maluku dan Papua, dan 1 lagi justru datang dari Pak Gatot, Direktur SEAMOLEC yang merupakan penggagas program Dapodik ini.
Tapi, sebelum rekan-rekan membaca lebih jauh, saya menyarankan untuk membaca 2 laman dibawah ini sebagai dasar berpikir.
- Dapodik, apakah hanya sebuah program mimpi ?
- NISN, melanggar “privacy” orang lain ?
Read more »
Kemarin, Jumat tanggal 10 Oktober 2008, bertempat di ruang rapat Lt. 1 SEAMEO SEAMOLEC telah dilaksanakan Rapat Tim Juri untuk Lomba Web dan Blog Sekolah Nasional 2008.
Rapat dihadiri oleh 7 dari 8 orang juri, dan 1 orang berhalangan karena sakit.
Pada awal kegiatan, dilakukan “scan” singkat terhadap peserta yang sudah mendaftar melalui laman http://lombablog.seamolec.org. Minat sekolah-sekolah yang mendaftar itu lumayan besar. Sampai akhir waktu pendaftaran, tercatat 117 peserta yang sudah terdaftar.
Pada awal rapat ini, tim juri berdiskusi mengenai metode penilaian agar persepsi seluruh anggota tim itu sama, juga mengenai pembobotan dan nilai.
Salah seorang Juri, yaitu Mas Romi malah sempat memaparkan mengenai konsep Komunikasi Visual.
Read more »