Random Post: Sosialisasi Perpres 54
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    Mengapa Saya Keluar dari PNS

    February 1st, 2012

    Postingan saya di facebook kemarin sepertinya menjadi salah satu postingan paling populer sepanjang memiliki akun Facebook, padahal hanya memuat 2 baris kalimat dalam satu paragraf.

    Postingan tersebut adalah “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, hari ini resmi saya memasukkan Surat Pernyataan Pengunduran Diri sebagai Pegawai Negeri Sipil.
    Semoga keputusan ini adalah yang terbaik dan senantiasa diberi keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.”

    Nah, singkat saja khan dan maknanya juga jelas dan tegas ๐Ÿ˜€

    Paragraf ini sampai mengundang 82 like dan 130 komentar. Ada yang menyampaikan ucapan selamat, ada yang mengucap syukur, ada yang mendoakan semoga lebih baik, tapi banyak juga yang mempertanyakan alasannya.

    Malah ada yang menghubungi via inbox dan ada yang menelepon langsung karena tidak percaya terhadap berita tersebut. Diantara yang menelepon ada yang bilang saya jadi gila karena orang lain berlomba-lomba untuk masuk PNS dan saya sendiri malah keluar dari PNS ๐Ÿ˜€

    Pada tulisan ini saya akan menyampaikan alasan mengapa saya keluar dari PNS

    Read the rest of this entry »


    4 Tahun Blog Saya

    January 2nd, 2012

    Alhamdulillah, blog saya pada hari ini tepat berusia 4 (empat) tahun. Total postingan hingga hari ini (belum termasuk postingan ini) mencapai 247 tulisan.

    Blog ini juga dapat diakses dari 4 domain, yaitu khalidmustafa.info, khalidmustafa.net, khalidmustafa.com, dan domain gratisan yang merupakan awal mula blog ini yaitu khalidmustafa.wordpress.com

    Total pengunjung untuk domain wordpress adalah 340.954 pengunjung dan untuk domain khalidmustafa.info sebanyak 1.008.386.

    Read the rest of this entry »


    Jalan Panjang “Kemerdekaan” Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

    August 17th, 2011

    “17 Agustus tahun 45”

    “itulah hari kemerdekaan kita”

    “hari merdeka”

    “nusa dan bangsa”

    “hari lahirnya bangsa Indonesia”

    Penggalan lagu itu serasa tepat untuk menggambarkan kondisi saat ini. Karena rupanya tanggal 17 Agustus selama ini hanya diperingati sebagai hari lahirnya Bangsa Indonesia, namun esensi kemerdekaannya masih banyak yang terlewatkan.

    Sambil menulis beberapa dokumen dan artikel pengadaan siang ini, saya berpikir, sudah “merdeka-kah” pengadaan barang/jasa di negara ini?

    Melihat kasus-kasus yang marak terjadi, yaitu KKN pada berbagai Kementerian, semuanya berasal dari pengadaan barang/jasa. Hal ini memperlihatkan bahwa semuanya terjadi karena proses pengadaan tidak dilaksanakan secara bebas dan merdeka. Semua diboncengi dengan kepentingan dan kerakusan serta ketamakan bagaikan tentara NICA yang membonceng tentara sekutu untuk masuk dan menguasai Indonesia.

    Kemerdekaan pengadaan rupanya belum merata, masih banyak pengadaan dilaksanakan dengan titipan pemenang, atau istilah kasarnya “permainan belum dimulai, tetapi pemenang sudah disiapkan”

    Calo anggaran bergentayangan mulai dari penyusunan anggaran, dengan iming-iming bagi hasil apabila “pengantinnya” berhasil ijab qabul dengan PPK dalam bentuk kontrak.

    Untuk mengamankan hal tersebut, maka segara cara dihalalkan, mulai dari dokumen pengadaan yang dipenuhi persyaratan tidak masuk akal, pengumuman yang disembunyikan, pendaftaran yang dipersulit bahkan sampai menghalang-halangi penyedia lain yang tidak “seide”, sampai ke persekongkolan penawaran.

    Seperti kemerdekaan Indoensia yang harus diperjuangkan. Kemerdekaan pengadaan rupanya masih membutuhkan jalan yang panjang. Kemerdekaan pengadaan masih membutuhkan pejuang-pejuang, yang berani menantang titipan atasan, berani dimutasi ke daerah terpencil, bahkan berani untuk kehilangan jabatan serta kepegawaian untuk meraih Indonesia Sejahtera dan Bermartabat.

    Merdeka !!!


    Selamat kepada Khaerani Tri Yunantya, S. Farm., Apt.

    October 27th, 2010

    Mohon maaf kepada pembaca “setia” blog saya ini karena selama beberapa hari tidak ada tulisan baru maupun jawaban terhadap komentar pada beberapa tulisan.

    Hal ini karena selama beberapa hari, saya cukup disibukkan dengan tugas kantor dan mendampingi orang tua pada acara penyumpahan sebagai Apoteker serta wisuda adik saya yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 25 Oktober 2010 di Jakarta Convention Center.

    Pada tulisan ini, saya ucapkan selamat kepada Khaerani Tri Yunantya, S.Farm, Apt., akhirnya selesai juga ๐Ÿ™‚




    Selamat Jalan Pak Franklin

    May 17th, 2010

    Siang ini, tepat pukul 12.30 WIB, melalui sms, saya menerima sebuah kabar duka yang sangat menyesakkan dada, yaitu berpulangnya Bapak Franklin JH. Nanuwasa.

    Beliau adalah salah seorang yang menjadi sebab saat ini saya bisa berada di Jakarta, bisa bergabung pada dunia pendidikan, dan mencapai apa yang ada saat ini.

    Saya masih ingat pertemuan pertama dengan beliau yang juga memancing hingga saya berkiprah di dunia pendidikan adalah diskusi di milis Dikmenjur pada tanggal 8 Agustusย  tahun 2000. Waktu itu, beliau termasuk orang yang paling awal bergabung di milis dan menjadi salah satu corong informasi mengenai kondisi sekolah kejuruan untuk daerah Makassar. Saya masih bergabung sebagai anggota pasif di milis Dikmenjur dan hanya membaca diskusi yang tertuang di dalamnya.

    Pada tanggal tersebut, saya terlibat diskusi yang cukup seru dengan salah seorang siswa Pak Franklin mengenai kondisi pendidikan IT di Makassar. Pada postingan tersebut saya cukup keras memprotes pernyataan bahwa pendidikan di Makassar khususnya dalam bidang IT sudah cukup bagus. Hal ini berdasarkan bahwa untuk menilai pendidikan di sebuah daerah tidak bisa hanya melihat kondisi satu sekolah saja.

    Read the rest of this entry »


    Jangan paksa kami untuk berbaris pak…

    April 18th, 2010

    Hari Senin, tanggal 12 April 2010, saat melaksanakan “ritual” pagi yaitu sarapan sambil membaca Harian Kompas, saya tersentak membaca sebuah berita yang tertulis pada Halaman 5 dengan judul berita “Perjalanan Presiden: 470 Kilometer yang menyemangati…” khususnya membaca paragraf terakhir dari tulisan tersebut yang menuliskan “Di mata Presiden, pelajar yang menyambutnya itu dimaknai sebagai semangat generasi muda yang gigih menatap masa depan. ‘Kemarin, saya jalan dari Surabaya ke Malang. Hujan lebat dan sepanjang jalan berdiri pelajar SD, SMP, dan SMA serta pendukung tim sepakbola Arema. Saya terkesan dengan semangat mereka yang tinggi,’ kata Presiden.”

    Ya ampun…sontak saya mengerutkan kening dan berpikir, amat tidak pantas justru bangga melihat siswa-siswi kita yang tugasnya belajar malah meninggalkan ruang kelas hanya untuk melambaikan bendera di pinggir jalan di tengah hujan deras ๐Ÿ™

    Saya jadi ingat cerita sejenis pada tahun 1988 yang saya alami sendiri. Waktu itu saya masih kelas 5 di SD Negeri Mangkura 1 Ujung Pandang. Karena akan ada kunjungan “pejabat” tinggi di sekolah, maka kami diminta untuk bersiap menyambut pejabat tersebut.

    Read the rest of this entry »


    Melawan Amerika Ala Jepang

    March 24th, 2010

    Malam ini, setelah kembali dari kantor, seperti biasa saya membuka-buka email yang masuk dari berbagai mailing list.

    Sebuah tulisan di milis cfbe (center for betterment education) menarik perhatian saya, yaitu tulisan dengan judul di atas yang merupakan terusan (forward) dari milis ke milis.

    Setelah membaca, saya jadi tertegun, bahwa ini adalah sebuah informasi yang amat penting, yang merupakan contoh pola pikir yang sama sekali berbeda. Dan seandainya masyarakat kita bisa memiliki pola pikir seperti ini, maka dalam waktu singkat Indonesia akan bergema di seluruh dunia.

    Kita selalu terbuai dengan hasil bumi yang melimpah dan kekayaan alam yang bertebaran dimana-mana, namun lupa bahwa saat ini hasil bumi tersebut sedikit demi sedikit sudah dikeruk oleh bangsa lain, dan boleh jadi suatu saat kita akan menjadi ayam yang mati kelaparan di lumbung padi.

    Karena tertarik untuk menulis ulang artikel tersebut, saya mencari di Google nama penulis awalnya, dan ketemu dengan blog Ust. Sarwat yang merupakan penulis awal artikel ini. Link lengkapnya dapat diperoleh disini. Namun untuk mempermudah pembaca, saya tuliskan ulang artikel tersebut dibawah ini.

    Read the rest of this entry »


    Kisah Dibalik Pisang Goreng Keju

    June 21st, 2009

    Pisang Goreng Keju

    Kalau ditanya, apa cemilan kesukaan saya ? Jawabannya adalah Pisang Goreng Keju…

    Kok bisa ? Ya karena bisa [superemotions file=”icon_mrgreen.gif” title=”Green with Envy”]

    Tapi, selain itu ada sebuah kisah yang melatarbelakangi kesukaan tersebut….

    Read the rest of this entry »


    Ketika Pemilu mengajarkan kemunafikan

    April 3rd, 2009

    Beberapa hari terakhir, kenikmatan menonton TV terusik dengan iklan-iklan Partai yang berseliweran menayangkan slogan masing-masing.

    Tapi, ada satu iklan yang membuat saya cukup risih, yaitu iklan yang menayangkan statemen sebuah partai yang menyatakan “mengawal rakyat untuk memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT).”

    Mengapa saya terusik, karena setahu saya, partai ini yang pada awal peluncuran program BLT oleh pemerintah, termasuk yang menentang dan bersuara keras dimana-mana

    Read the rest of this entry »


    Kopdar Blogger Makassar di Jakarta

    November 22nd, 2008

    Setelah pertemuan yang dilakukan di Makassar, akhirnya dalam sebulan terakhir saya ikut 2 kali “kopi darat” atau pertemuan sesama rekan-rekan Anging Mammiri atau komunitas blogger Makassar yang berada di Jakarta.

    Keduanya merupakan pertemuan “informal”, tanpa ada perencanaan jauh-jauh hari, dan hanya dilakukan melalui mailing list Anging Mammiri dan Komunitas Plurk yang juga saya ikuti.

    Pertemuan pertama dilakukan di Solaria Cafe, Plaza Semanggi Lt. 10, kebetulan hadir rekan M. Resha dan Ardiansyah yang sedang diklat di Jakarta, juga dihadiri oleh rekan Irwin Day ketua asosiasi warnet Indonesia (Awari), dan komunitas blogger lainnya.

    Dibawah ini adalah foto-foto kegiatan itu:

    Read the rest of this entry »