Random Post: Pelatihan PBJ LPKN
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    Jalan Panjang “Kemerdekaan” Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

    “17 Agustus tahun 45”

    “itulah hari kemerdekaan kita”

    “hari merdeka”

    “nusa dan bangsa”

    “hari lahirnya bangsa Indonesia”

    Penggalan lagu itu serasa tepat untuk menggambarkan kondisi saat ini. Karena rupanya tanggal 17 Agustus selama ini hanya diperingati sebagai hari lahirnya Bangsa Indonesia, namun esensi kemerdekaannya masih banyak yang terlewatkan.

    Sambil menulis beberapa dokumen dan artikel pengadaan siang ini, saya berpikir, sudah “merdeka-kah” pengadaan barang/jasa di negara ini?

    Melihat kasus-kasus yang marak terjadi, yaitu KKN pada berbagai Kementerian, semuanya berasal dari pengadaan barang/jasa. Hal ini memperlihatkan bahwa semuanya terjadi karena proses pengadaan tidak dilaksanakan secara bebas dan merdeka. Semua diboncengi dengan kepentingan dan kerakusan serta ketamakan bagaikan tentara NICA yang membonceng tentara sekutu untuk masuk dan menguasai Indonesia.

    Kemerdekaan pengadaan rupanya belum merata, masih banyak pengadaan dilaksanakan dengan titipan pemenang, atau istilah kasarnya “permainan belum dimulai, tetapi pemenang sudah disiapkan”

    Calo anggaran bergentayangan mulai dari penyusunan anggaran, dengan iming-iming bagi hasil apabila “pengantinnya” berhasil ijab qabul dengan PPK dalam bentuk kontrak.

    Untuk mengamankan hal tersebut, maka segara cara dihalalkan, mulai dari dokumen pengadaan yang dipenuhi persyaratan tidak masuk akal, pengumuman yang disembunyikan, pendaftaran yang dipersulit bahkan sampai menghalang-halangi penyedia lain yang tidak “seide”, sampai ke persekongkolan penawaran.

    Seperti kemerdekaan Indoensia yang harus diperjuangkan. Kemerdekaan pengadaan rupanya masih membutuhkan jalan yang panjang. Kemerdekaan pengadaan masih membutuhkan pejuang-pejuang, yang berani menantang titipan atasan, berani dimutasi ke daerah terpencil, bahkan berani untuk kehilangan jabatan serta kepegawaian untuk meraih Indonesia Sejahtera dan Bermartabat.

    Merdeka !!!

    7 responses to “Jalan Panjang “Kemerdekaan” Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”

    1. samsulramli says:

      Merdeka… mari jadikan pengadaan sebagai solusi perbaikan bukan terjebak menjadi bagian dari masalah bangsa ini…

      numpang slogan Pak Khalid..

    2. Fajar says:

      Hancurkan NICA…!!!
      Merdeka…..!!!!!

    3. Ramlan Hasan says:

      Merdeka……..ditengah upaya memerdekan PBJ. !
      Semoga, pak Khalid.

    4. joko teguh kurniawan says:

      “MERDEKA”….. mari kita wujudkan Pengadaan Barang Jasa yang menyenangkan.

    5. Nelson Ndapamerang says:

      Maaf mohon ijin sy ada bagi tautan ini pd Group Suara Perjuangan di Kabupaten kami…

    6. Sandra says:

      Merdeka !!!!!
      Setuju sekali… Kalo ga ngikut atasan biasanya sebagi staf siap” di mutasi

    7. Mang Engkos says:

      pa’khalid, minta bantuannya apakah cara saya menghitung kerugian daerah sudah benar :
      (nilai kontrak – PPN yang sdh dibayar – PPh 22 yang sudah dibayar) – (survey pasar oleh APIP + overhead cost)= kerugian daerah yang harus dikembalikan

      trims…….

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *