Sebuah Catatan Kecil

Forum Diskusi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Setelah beberapa lama mengandalkan blog ini dan facebook untuk diskusi tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, maka hari ini saya mencoba untuk membuat forum khusus untuk diskusi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Hal ini karena amat banyaknya pertanyaan di blog maupun facebook yang belum terjawab, dan keinginan agar diskusi dan tanya jawab tidak hanya antara saya dengan rekan-rekan melainkan dapat menjadi diskusi bersama tanpa ada batasan penanya dan narasumber.

Oleh sebab itu, bagi rekan-rekan yang memiliki pertanyaan dan permasalahan seputar pengadaan barang dan jasa, mari berdiskusi pada forum pengadaan barang dan jasa melalui alamat http://forum.pengadaan.org.

 

Similar posts
  • Gagal Paham Perbedaan Perpanjangan dengan Pemberian Kesempatan Salah satu topik terhangat akhir tahun anggaran yang sering dikonsultasikan adalah mengenai pelaksanaan pekerjaan khususnya manajemen kontrak. Seperti yang kita ketahui, dengan sistem anggaran saat ini, seluruh pekerjaan yang menggunakan kontrak tahun tunggal diwajibkan sudah diselesaikan pada tahun anggaran berjalan. Oleh sebab itu, bulan Desember adalah bulan paling sibuk bagi beberapa Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi (K/L/D/I) yang masih [...]
  • Laporan dan Rekomendasi Temu Nasional PBJ 2015 Untuk mengunduh materi, notulen, dan foto-foto kegiatan secara lengkap, silakan klik pada tautan Temu Nasional Pengelola Pengadaan Tahun 2015 Tulisan terkait: Temu Nasional Pengelola Pengadaan 2015 Paparan Sosialisasi Inpres 1/2015 dan Perpres 4/2015 Temu Nasional: Strategi Mencegah dan Menghindari Tipikor pada Pekerjaan Konstruksi Temu Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2013 Temu Nasional Pengadaan [...]
  • Temu Nasional Pengelola Pengadaan 2015 Tulisan terkait: Paparan Sosialisasi Inpres 1/2015 dan Perpres 4/2015 Contoh Dokumen Pengadaan Barang dan Konstruksi berdasarkan Perpres 4/2015 Temu Nasional: Strategi Mencegah dan Menghindari Tipikor pada Pekerjaan Konstruksi Temu Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2013 Temu Nasional Pengadaan [...]
  • Tempat Pemilik dan Pencari Pekerjaan Bertemu Salah satu kendala yang sering saya temui dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari adalah waktu yang sangat terbatas. Banyak ide yang tertanam dalam kepala namun sulit diwujudkan karena kesibukan yang sangat tinggi. Ide-ide itu sebenarnya sederhana, seperti menyusun dan mengedit sebuah dokumen, mengubah format PDF menjadi DOC, membuat desain logo sederhana, dan lain-lain. Namun, sesederhana apapun selama [...]
  • Surat Keterangan Bebas Temuan yang jadi Temuan Coba dilihat 2 kalimat terakhir pada persyaratan kualifikasi di atas. Persyaratan ini sering saya temui apabila membuka beberapa lpse di Sulawesi Selatan. Entah darimana ide yang mengihami persyaratan tersebut sehingga menjadi hal yang “lumrah” pada beberapa ULP disana. Saya pernah bertanya kepada rekan yang menjadi Pokja, alasan menampilkan persyaratan tersebut adalah kekhawatiran beberapa penyedia yang [...]

8 Comments

  1. jumhedi jumhedi
    1 December 2015    

    itu permasalahan pokja , permasalahan yang kami hadapi imbas dari pemeriksaan PA, PPK < PPTK dan bendahara, kasus sebenarnya adalah adanya kerugian negara pada proses pelaksanaan yang dilakuan oleh penyedia saya pun tidak tau persis permasalahannya bapak khalid mustafa sy minta pencerahan masalah saya terima kasih pak

  2. jumhedi jumhedi
    1 December 2015    

    ass, pak khalid , saya hanya menayakan permasalah saya , imbas akibat di periksanya PA, PPk , PPTK, dan bendahara dari pengadaan kegiatan jasa pengamanan tersebut diatas, adanya pengaduan dugaan fiktif personil jaga dan ada beberapa aitem yg tidak di belanjakan oleh penyedia (adanya pengaduan dari masyarakat)

  3. gunawan gunawan
    2 December 2015    

    Mohon pencerahan, bagaimana suatu tender masuk dalam kategori persekongkolan vertikal (persekongkolan antara calon penyedia jasa dengan pokja dalam proses lelang) serta persekongkolan horizontal (persekongkolan antar beberapa calon penyedia jasa dlm proses tender). Apakah bila dalam 2 perusahaan terdapat hubungan antara keluarga (mis: perusahaan 1 direktur dijabat orang tua, sdgkn perusahaan 2 direktur dijabat anaknya). Apakah ke 2 perusahaan tersebut boleh menwar dalam 1 paket pekerjaan yang sama??? Apakah ke 2 perusahaan tersebut masuk kategori perusahaan afiliasi??

  4. 11 January 2016    

    Mohon arahan Bapak, kami akan melakukan kegiatan capacity building dimana pesertanya kisaran 800 pegawai dilakukan dalam 6 gelombang yang nilai totalnya 1,2 M.
    1. Apakah bisa kita lakukan dengan swakelola ? (komponennya adalah Transportasi dari biro perjalanan, Akomodasi dan konsumsi/sewa hotel, Narasumber, Peserta dan sarana penunjang) bagai mana caranya?
    2. Seandainya dilakukan penunjukan langsung ke 1 penyedia jasa biro perjalanan untuk mengkafer seluruh kegiatan apakah boleh menurut peraturan ?
    3. Jika dilakukan pengadaan langsung untuk setiap gelombangnya ( > 200 Jt) dengan waktu yang berbeda dan penyedia jasanya tetap apakah boleh ?

  5. Arachman Arasy Arachman Arasy
    14 January 2016    

    Apakah honorer bersertifikat pbj di istansi pemerintah dapat menjadi PPK atau Pejabat Pengadaan dan ikut dalam ULP/Pokja??

  6. Hamsyari Hamsyari
    4 February 2016    

    Pelelangan Pascakualifikasi konsultan yang memasukkan penawaran hanya satu penawar apakah lanjut ketahap berikutnya terima kasih

  7. Dion Dion
    8 February 2016    

    Mohon pencerahan, pada pelaksanaan pekerjaan terbukti bahwa PT/CV pelaksana Direktur dan staf-2nya tidak aktif dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Justru yang aktif adalah Pihak ke-3 (mereka menyebut kerjasama modal). Bagaimana mengatasi hal demikian dan dapatkah PT/CV peserta tender diantisipasi, apabila dia bermain-main demikian (PT atau CV nya dipinjam atau disewa).

  8. Jaya Jaya
    11 February 2016    

    Mohon pencerahan, apakah bisa melakukan repeat order untuk pekerjaan perkerasan sebagian lahan untuk operasional perusahaan yang di awal sudah dilelangkan kemudian diperoleh pelaksana pekerjaannya untuk pekerjaan seluas 100m2 tahun 2015, kemudian di awal Januari 2016 dirasa perlu ditambah 100m2 lagi agar operasional lebih banyak hasilnya dan dgn pertimbangan guna menyingkat waktu dan efisiensi biaya ditambahlah pekerjaan 100m2 tahap 2, untuk itu bisa kah dilakukan repeat order atas pekerjaan tsb kepada pelaksana yang tahap 1 ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri
PageRank
Add to Technorati Favorites