Random Post: Pelatihan PBJ MII
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    “Tulislah walaupun hanya satu halaman”

    Pesta Blogger 2008

    Penggalan kalimat di atas terdengar murah diucapkan, namun rupanya amat sulit dilaksanakan. Kalimat itu keluar dari seorang Raditya Dika yang pada acara Pesta Blogger 2008 menjadi salah satu pembicara dari “Breakout Session”.

    Sesi ini sangat bagus menurut saya, karena interaksi antara 2 pembicara, yaitu Yoris Sebastian yang menekankan kepada “Thinking out of box” dan Raditya Dika yang menjelaskan sejarah dan strateginya sehingga blog yang dia buat sampai menjadi best seller setelah dijadikan buku. Malah salah satu bukunya akan diangkat ke layar lebar dengan bintang utama dirinya sendiri.

    Saat sesi tanya jawab, saya berkesempatan menanyakan salah satu masalah yang memang menhantui beberapa bulan ini, yaitu “Bagaimana mengatasi mood menulis yang sering sekali turun dan tetap menjaga agar produktifitas menulis tetap tinggi ?”

    Menangapi pertanyaan saya, Radit terlihat sedikit berpikir dan menjawab dengan sebuah jawaban yang diluar pemikiran saya.

    Jawabannya adalah “menurut saya, mood itu hanyalan sebuah alasan yang dibuat-buat untuk menghindari apa yang seharusnya dilakukan. Alasan ‘lagi tidak mood’ paling gampang dikeluarkan dan sulit terbantahkan.”

    Kemudian, dia menambahkan, “Alasan tidak mood ini dulu sampai membuat salah satu buku saya tertunda 1,5 tahun, akhirnya saya mencoba menguatkan diri untuk menulis minimal 1 halaman per-hari. Walaupun jeles, tapi lebih baik daripada tidak ada sama sekali.”

    Saya cukup tertegun juga dengan jawaban ini, dan memang inilah salah satu jalan keluar yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah “tidak mood” ini.

    Makasih banyak Raditya Dika, sudah berbagi hal-hal seperti ini [superemotions file=”icon_biggrin.gif” title=”Big Grin”]

    Gaya Raditya Dika memberi materi

    Foto bersama Raditya Dika

    6 responses to ““Tulislah walaupun hanya satu halaman””

    1. Nhie says:

      waah raditya dhika…..waaaaaaaaaaaaaah

    2. eti says:

      nah ini dia saya ingin sekali menulis, tapi sayangnya masih gaptek, sampai-sampai blog saya liat lagi- liat lagi ga ngerti harus klik mana.. maklum blognya pun dibuatkan oleh husband, jd bingung klak klik- klak kliknya. he.. he..he.. ajarin ya pak!? makasih.

    3. Wah, semua orang memulai Blog itu dari Gaptek. Justru dengan “klak-klik” dan semangat uji coba akan jadi lebih baik. Selamat menulis bu

    4. diN_ says:

      Selain cerita di bukunya yang gokil, seru, lucu, ternyata orngnya juga Lucu yah. wah…..gak salah kalo kambing jantan ini di jadiin film pasti 100% kocak bnget, apalagi sama Edric… aduh kebelet nonton neh…hehehe…..

    5. Fitri says:

      Bner banget,…pengen banget kayak dika, tp belajar bikin blog sendiri sungguh mnyengsarakan jiwa….
      (oh…menderitanya jadi mahluk gaptek…T_T)

    6. nando says:

      Wew,,,enak ya tahun 2008 kemarin anda sempat ikutan kopdar dan diskusi di pesta blogger. Semoga tahun ini saya bisa ikutan dateng juga.

      Membaca pertanyaan dari anda dan jawaban yg di berikan raditya, setuju banget. Mood hanyalah alasan yang digunakan untuk tidak melakukan pekerjaan yang seharusnya kita lakukan. Apalagi orang2 akan cenderung memaklumi kalau kita bilang tidak mood.

      Satu yang pasti itu semua kan tercipta dari otak kita, jadi otak kita sbenernya bisa langsung metransformasikan rasa tidak mood menjadi mood, bukan begitu ?

      Oke deh,,keep blogging ya pak. Enak nge-baca postingan2 anda. Salam blogger Indonesia ^^

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *