Random Post: Pembahasan BLU Kemdikbud
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    simPATI Nelpon Rp. 0,5/detik gak ada batas. Benarkah ?

    Lihat gambar di samping. Apa yang ada dalam pikiran anda apabila melihat iklan tersebut ?

    Ada 3 informasi yang cukup jelas tertulis pada iklan itu, yaitu “Nelpon Rp 0,5/detik”, “Gak ada Batas”, dan “Terbukti, Gak Ribet, Bukan Omong Kosong !”

    Kemudian, 1 minggu ini amat santer iklan di berbagai TV Swasta yang menunjukkan maksud serupa dari Telkomsel yang mempromosikan Rp 0,5/detik dari simPATI.

    Apakah benar demikian ?

    Mari kita lihat buktinya lebih jauh, yang bisa dilihat langsung pada website resmi dari Telkomsel, di http://www.telkomsel.com/web/simpatipromo


    Dari web tersebut terlihat dengan jelas, bahwa lagi-lagi iklan yang dikeluarkan oleh Telkomsel untuk kartu simPATI ini adalah OMONG KOSONG dan kembali MEMBOHONGI PUBLIK.

    Alasannya adalah:

    1. Dari iklan yang ditayangkan, tidak ada satupun yang menjelaskan bahwa promo 0,5/detik yang tak berbatas itu hanya berlaku untuk sesama pelanggan Telkomsel. Bayangkan, tidak ada satupun kalimat, baik banner ataupun tulisan yang menjelaskan hal itu, sehingga masyarakat yang membaca dan menonton akan beranggapan bahwa tarif itu berlaku ke semua penyedia telekomunikasi apabila menggunakan kartu simPATI. Saya masih lebih simpatik dengan iklan “Simpanse” XL, yang pada akhir iklan tetap menuliskan bahwa tarif yang dimaksud hanya berlaku ke sesama XL
    2. Tertulis bahwa harga 0,5/detik itu gak ribet. Tapi dari daftar tarif ke sesama pengguna Telkomsel, rupanya yang penuh menggunakan biaya Rp 0,5/detik hanyalah apabila kita menelepon dari pukul 00.00 sampai 05.59. Tarif untuk waktu-waktu yang lain malah lebih bervariasi lagi. Jadi, apanya yang gak ribet ???
    3. Tertulis juga “gak ada batas”, padahal pada website tertulis dengan jelas bahwa tarif ini hanya berlaku sampai tanggal 30 November 2008. Artinya tetap ada batas. Jadi, yang mana yang “gak ada batas ?”

    Sebenarnya berapa biaya panggilan Kartu simPATI ke operator lain ?

    Nah, gambar di atas saya ambil langsung dari situsnya. Terlihat bahwa lagi-lagi tarif yang digunakan tidak jauh-jauh dari hitung-hitungan “rumit”.

    Dibawah ini beberapa hitungan sederhana untuk pemakaian simPATI

    1. Komunikasi selama 1,5 menit atau 90 detik. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 25 x 90 = Rp. 2.250. Disini jelas terlihat bahwa bahasa “iklan” nelpon Rp. 0,5/detik sama sekali tidak benar
    2. Komunikasi selama 3 menit atau 180 detik. Biaya yang dikeluarkan adalah (25 x 120) + (0,5 x 60) = Rp. 3.300
    3. Komunikasi selama 10 menit atau 600 detik. Biaya yang dikeluarkan adalah (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) = Rp. 7.800
    4. Komunikasi selama 30 menit atau 1.800 detik. Biaya yang dikeluarkan adalah (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) = Rp. 23.400
    5. Komunikasi selama 1 jam atau 3.600 detik. Biaya yang dikeluarkan adalah (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) + (25 x 120) + (0,5 x 180) = Rp. 46.800

    Tapi satu hal yang patut menjadi catatan, tarif simPATI ini sudah turun cukup signifikan dengan tarif yang berlaku pada Bulan April 2008.

    Untuk mempermudah pembacaan, saya mencoba membuat hitungan diatas dalam bentuk tabel (silakan di klik untuk melihat lebih jelas.

    Nah, silakan menilai sendiri ^_^

    19 responses to “simPATI Nelpon Rp. 0,5/detik gak ada batas. Benarkah ?”

    1. JLover_2489 says:

      Memang benar juga pembuktiannya..!! Jadi, harus pakai nomor apa yang bagus dan terbukti neh?? 🙁

      Terima kasih…

    2. marie says:

      aku lagi penelitian pembuktian tarif telpon dan sms Telkomsel, dengan adanya tulisan ini jadi bisa membantu.

      ada tulisan tentang indosat ga?
      kenapa ya indosat jarang dapet penghargaan???

    3. @JLover, pakai nomor yg paling banyak dipakai oleh teman anda. Karena saat ini jargon murah hanya berlaku ke sesama provider 🙂

      @marie, wah, senang sekali dapat membantu 🙂 Untuk indosat, emang rencana mau nulis tentang Mentari dan IM3, khususnya IM3 juga ngeluarkan iklan NGIBUL di televisi. Cuman masih lom ada waktu dan mood yang tepat utk mulai nulis 😀

    4. alief says:

      iklan doang…murah…pakai ini itu tarif telpon dan sms murah,tp tetap saja saya isi pulsanya beberapa kali dalam sebulan bisa sampai kurang lebih 5 kali dengan voucher Rp.25000, dengan banyaknya operator yang beriklan mirip seperti itu,maka banyak juga kartu sim card yang kita miliki,hehehehe..siapa yang paling murah,sim card itu yang aktif..hahahaha…keterlaluan..hahahaha

      salam..

    5. PenggunaIM3 says:

      Pak Khalid Sebelumnya minta maaf nih pernah mengkritisi tulisan anda ttg IM3. Sekarang aku jadi nyesel membela produk yang ku pake,karena ujung2nya balik lagi hanya sebuah promosi dan trik dagang semata. Hiks,,hiks,,

      Tapi kali ini saya mau komentar secara umum aja yah. Yang jadi pertanyaan saya, apakah semerosot inikah jati diri qta sebagi bangsa Indonesia sampai2 iklan aja harus ‘menipu’ konsumenya yang notabene adalah saudara sebangsa dan setanah air. Kemanakah jati diri bangsa Indonesia??
      Klo pak khalid tau tolong kasi tau yah. He,,he,,he,,

    6. @alief, memang tarif telekomunikasi kita sekarang belum lintas operator kok, masih murah sesamanya saja 🙂

      @PenggunaIM3, inilah konsekwensi bisnis, dimana demi mencapai keuntungan sebesar-besarnya, harus menggunakan segala macam cara. Yang heran, YLKI kemana yah ?

    7. Dimana-mana, corporate selalu tidak ada yang mau rugi…project2 sosial dan beragam promo kemudahan dan keringanan biaya bukan merupakan kebijakan yang tanpa pamrih. This is real Indonesia, man!

    8. @Asta Qauliyah, tapi…apakah hal ini akan terus berurat dan berakar ? Sehingga dimasa depan tidak ada lagi yang mengingat Indonesia sebagai bangsa yang jujur ?
      Alangkah indahnya kalau kejujuran dan keterbukaan menjadi “real Indonesia”

    9. yudha says:

      gila tu kalo nlpn malam mhl banget….!!

      simpati murah apaan….!!

    10. sabrizal says:

      apa kah nggak ada kartu yg benar2 murah agar kita g tertipu dg iklan2 yg omong kosong..???

    11. rasputin says:

      bukan murah tuh…..tapi murahan….

    12. harrys says:

      bner x mas kyak pendapat mas,,,,smua bhong,,10000000 jempok buat mas….klo mau ngomong di buktikan dgan iklas,..
      yg sya tau,,telkomsel yg pling bnyak plngganya,,tpi napa ngomong doang gtu ya…..kapan pelangganya dapat rasakan,,,….

    13. SURYA says:

      temen2….saya juga kecewa banget menggunakan kartus SIMPATI….ini juga terpaksa karna sya di tugaskan di luar kota…karna di kota tersebut hanya ada telkomsel…..tapi….yang katanya MURAHH…itu ke bohongan saja….dah 1 tahun saya pakai SIMPATI….1 hari 20rb pulsa habis….telp maupun smsan sama ajah….dan paket2nya pun…yg biasanya ada di layanan contoh do *999#…itu ga ada yang bisa di gunakan….

    14. Momon says:

      Simpati Perampok ulung, tukang bo-ong,

    15. ariefg says:

      Hehehe… saya mah banyak nerima aja ah

    16. muin says:

      Mau nelphon dan sms sepuasnya 24 jam perbulan cuma Rp 10000, yuk daftrkn nomrkmu di comunitas TELKOMSEL CUG dan nikmati layann nelphon dan sms 24 jam kssama nomr yg trdaftr d comunitas tlkomsel. Info pin 2769E389.

    17. Wan says:

      Simpati penipu, saya langsung ganti kartu hari ini jg,

    18. ardy says:

      simpati memang bener2 mafia saya pake simpati udah lebih dri 5thn jaringan bagus ,iklan luarbiasa,penipuan lewat sms,hampir tiap hari dapet, tarif 13detik rp 1500 sama kaya speedy saya pasang speedy pake baru 2 minggu tagihan 4bln

    19. Nanang says:

      Masa telp.04.33.menit 7812rupiah
      Meres banget !!.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *