RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    IM3…berhentilah MENIPU

    Masih jelas tulisan-tulisan yang membahas mengenai perang tarif yang dilakukan oleh operator selular di detik.com, kemarin saya dalam perjalanan dari bandara Sukarno – Hatta Jakarta melihat sebuah papan iklan raksasa (Billboard) yang menayangkan Iklan dari Indosat IM3 yang “katanya” bertarif 0,0000000000..1/detik itu.

    Sangat disayangkan, kali ini iklan itu MENIPU. Kenapa saya tegaskan menipu ?

    Coba lihat baik-baik gambar di bawah, yang saya ambil di daerah Senayan, tanggal 30 Maret 2008:

    1. Tidak ada penjelasan bahwa tarif tersebut berlaku pada “Waktu tertentu”
    2. Tidak imbauan sama sekali kepada pembaca untuk mencari informasi lebih detail mengenai program tersebut, selain mencantumkan website dibagian bawah yang hanya bermakna identitas dari iklan.

    Wahai IM3, mungkin lebih baik biaya pemasangan iklan tersebut yang saya yakin nilainya puluhan bahkan ratusan juta rupiah dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan anda. Bukan untuk lebih menipu masyarakat dengan IKLAN KOSONG TANPA MAKNA.

    23 responses to “IM3…berhentilah MENIPU”

    1. Budi Kv says:

      hehehe…. lucu juga…

      keren om khalid…

      gmn?? dah gk main xian lagi??

    2. pajrin says:

      gileeeee….pa khalid masuk detikinet………whehwehwhewhehwe

    3. realylife says:

      pengennya jangan cuma IM3 pak , tapi semua operator gsm atau cdma lainnya juga jangan bohong
      setuju ?

    4. Ahyar says:

      sebenarnya ada banyak iklan operator seluler yang kelihatannya berlagak murah, tapi sebenarnya dibalik semua itu ada penipuan. sangat disayangkan, banyak warga masyarakat yang termakan iklan mentah2, seharusnya dianalisa dulu seperti pak Khalid ini.

    5. MUMU says:

      Salut buat pak khalid…

    6. unyiluddin says:

      Bang Khalid, aku nunggu ulasan ttg tarif IM3 Rp 480,- sampe puasss. Udah tau belon???
      Ayo diulas dong… Tq.

    7. robee says:

      Kalo punya saya gmn ya?
      moga-moga operator yang saya pake tidak menipu..
      walaupun ada indikasinya..

      hehe..
      bilang sampe puas tapi cuma se jam..
      hoho..

    8. oRiDo says:

      namanya juga lagi perang tarif..
      jadi ngejar dead line..
      saling kejar mengejar tarif gitu loh..
      jadi kelewat deh nulis..

      gitu kali yah..
      hehehe…

    9. Harian Sa says:

      Klo di hitung 0,0000000000…1 itu secara matematika sama dg nol alias GRATIS n kagak bayar. Lihat buktinya disini. Klo buat iklan ya perhatikan etika n matematika.

    10. Lukas says:

      mang penipu ya penipu aja……….

    11. operator bangsat semua

    12. sunny2008 says:

      oooo……emang DOBOOOOOLL….. Tenan iku. kayaknya m-3 itu milik indosat dari indonesia ya….kalau ya emang di indonesia ini masih menganut hukum rimba, yang kuat dialah yang menang. saya sarankan pake XL aja, sebenarnya ini punyanya celkom dari malaysia negara tukang ngemis punyanya indonesia, tapi bener2 konsisten lho…..
      ooooo….indonesia kapan engkau punya orang yang bijak.

    13. sunny2008 says:

      mas sapa aja, mampir dong ke gubugku, nanti aku juga mampirke gubug anda.
      http://www.212baca.wordpress.com
      bagi2 ‘n tambah teman gitu.

    14. wishnuzaki says:

      saya pake im3 juga. klo saya malah dikirimin sms joke yg tdk lucu padahal gak pernah registrasi. pulsa saya habis bukan karena telpon ato internet tapi karena sms yg gak bisa ditolak itu. mungkin harus ganti operator aja deh..percuma tarif 0 koma sejuta nol tapi pulsa kita disedot dgn ‘jurus’ lain.

    15. WoKay says:

      Menurut kami iklan2 itu jelas dan gamblang. Juga cukup beretika dg tidak mendiskreditkan kompetitor.

      Yang tidak mendidik adalau iklan dari operator FWA yang justru membandingkan dirinya dengan selular (GSM). Salah sasaran dan cenderung menyesatkan.

      Insya Allah masyarakat menjadi cepat mengerti dan kritis terhadap aplikasi bahasa-bahasa marketing modern. Namun tetap positif dan tidak terlalu cepat mem-vonis.

      Maju terus dunia periklanan Indonesi.

    16. Pelanggan IM3 says:

      Apa pernah dikecewakan IM3 Pak?

    17. @WoKay…jelas ??? gamblang ??? Apakah sekarang orang menelepon ke semua operator dengan menggunakan IM3 itu memang membayar 0,0000000001 ? Tidak khan ?

      Kalau tidak ada penjelasan apa-apa, apakah itu yang disebut dengan Jelas dan Gamblang ?

      @Pelanggan, gak pernah tuh…malah sms gateway saya pakai IM3. Cuman sebel lihat mereka terus menerus membodohi masyarakat…

    18. Pengguna IM3 says:

      Assalammu ‘alaikum. Wr. Wb.
      Sebelumnya saya minta maaf. Karena ini hanya opini dari orang yang membaca tulisan Mas Khalid.

      Hmm,,,,sejujurnya saya suka sama tulisan2 dari anda. Tapi Untuk tulisan yang berkaitan dengan operator selular, kyanya saya agak kurang stuju. Knapa??? Karena di tulisan anda yang berkaitan dengan ini, hanya berisikan pandangan anda sendiri. Yah,,,klo ngumpulin data juga itu hanya anda dapet dari situs2 yang berkaitan kan?? Anda tidak pernah melampirkan hasil pengumpulan data anda dari wawancara pengguna operator seluler (Ok, anda pengguna XL, jadi anda bisa di jadikan sebagai narasumber). Tapi buat operator lain?? Ga tau de,,,h. Setidaknya dengan hasil wawancara bisa dibuktikan sejauh mana kebenaran iklan tersebut. Sebagai pengguna IM3, saya rasa iklan IM3 bukan termasuk iklan penipu/membodohi masyarakat (termasuk operator lainnya). Tapi itu merupakan strategi market. Namanya juga iklan, pastinya akan menonjolkan Tag Line yang menguntungkan bagi yang empunya iklan dong,,,Saya pikir masyarakat udah pada cukup pintar untuk menanggapi perang iklan antar operator selular ini. Sejauh pandangan saya(dari hasil tanya ke orang2 loh,,,) masyarakat tidak spenuhnya menelan mentah2 iklan tersebut, pastinya masyarakat akan mencari informasi akan kebenaran iklan tersebut baik dari bertanya ke orang maupun mencari info dari internet(kya saya ini & seperti anda yang menulis artikel ini). Iyakan iyadong benerkan benerdong,,,,

      Dan usul saya ni,, jangan di lihat dari sisi negatifnya aja, tapi lihat dari sisi positinya juga. Biar imbanglah,,,kasian lagi yang punya operator, kesannya mereka semua ga da sisi baiknya buat masyarakat.

      Skali lagi saya minta maaf,,cuma opini : )
      Terus nulis Mas Khalid,,,smoga ksampen impiannya buat bikin buku.
      Wassalam.

    19. uyab says:

      Kalau ada penipu pasti karena ada yang mau ditipu…
      Kalau operator dianggap menipu, ya kita sebagai konsumen yang pandai2 agar tidak tertipu.
      Kami sekeluarga menggunakan nomor dari Indosat , Telkomsel dan XL… selama ini kok enjoy2 aja ya… ga pernah pusing mikirin iklan itu bohong apa enggak….bener apa enggak… ada yang mau kawin ma monyet atau kambing kek… gak peduli….
      so…
      pandai2 ajalah kita sebagai konsumen…. seandainya selama ini ga ada Indosat / XL / Telkomsel…. pasti akan sunyi senyap……..
      He…he….

    20. gendjot says:

      Ya namanya iklan…………..
      mereka bakal lakuin apaaa aj buat cari pelanggan…..termasuk yg nipu-nipu gt ….deh
      tp ga papalah …..wong ya kota udah nikmati bs nelp kok

    21. Mr. X says:

      Iklan IM3 Bohong, tiap 9 menit mati berarti kalo kita mau telpon 1 jam harus bolak-balik telpon sampai 7 kali berarti tarifnya dikali 7….
      Kayanya mending pake operator dalam negri aja… Indosat udah dibeli Singapur/Yahudi

    22. Noran Bakrie says:

      kalau mau ngehemat uang pulsa, satu-satunya cara yang pasti adalah: jangan pake pulsa. alias, gak usah telpon2an/sms.

      kalo kita mau pake sebuah servis dari provider, ya kita bayar aja servis mereka dengan ikhlas, murah ataupun nggak murah. pilihan kan ada di kita, mau pake servis telco atau nggak mau pake servis telco.
      nggak ada ujungnya kalo nyalahin telco melulu mah. setirnya di kita kok, our call.

      piss ah. 🙂

    23. Hello there! Do you know if they make any plugins to help with Search Engine Optimization? I’m
      trying to get my blog to rank for ssome targeted keywords but I’m nnot seeing very good gains.
      If you know of any please share. Thank you!

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *