Random Post: Buka Puasa March-i
RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    “Mengoperasikan” Web “Design” ?

    Sebenarnya topik ini adalah topik lama, yang sudah pernah didiskusikan 2 tahun lalu (tahun 2006), sayang hasil diskusinya menjadi “sia-sia” karena berbenturan dengan “aturan” yang sudah dibuat “tidak dapat diubah lagi”

    Apa yang menjadikan saya menulis tentang ini di blog ?

    Karena beberapa hari yang lalu, permasalahan ini kembali mencuat, yang dimulai dengan sebuah postingan di milis Dikmenjur yang dapat dilihat disini.

    Kalau melihat ke belakang, postingan tersebut pernah dibahas pada tanggal 31 Juli 2006 (isi lengkap postingan silakan klik disini)
    Untuk lebih memperkuat, silakan melihat Dokumen Standar Kompetensi Lulusan yang berada pada situs Puskur disini.Nah, apa yang menarik dari tulisan di atas ?

    Saya coba melihat dari dokumen Standar Kompetensi Lulusan saja, agar tidak terlalu panjang šŸ™‚

    1. Mampu mengoperasikan Komputer PC
      Nah, ada yang bisa membedakan antara “Komputer” dengan “PC” ?
      Memang kalau dilihat dari terminologi, komputer dapat berarti luas, dan PC sebagai komputer personal adalah salah salah satu jenis dari komputer tersebut. Namun, dalam konteks ini, mengapa tidak menggunakan 1 pengertian saja ? Misalnya “Mampu Mengoperasikan Komputer Personal” atau “Mampu mengoperasikan komputer”
    2. Mampu mengoperasikan sistem operasi software
      Ada yang bisa menunjukkan yang mana sih sistem operasi “software” ? Kalau sistem operasi linux atau windows sih saya tahu šŸ™‚
    3. Mampu mengoperasikan web design
      Nah, ada yang bisa mengoperasikan “desain” web ? Atau mungkin “mendesainkan” operasi web kali yah šŸ˜€

    Kedengarannya memang sepele, tetapi produk tersebut adalah sebuah produk Hukum dan bersifat standar, karena merupakan sebuah Standar Isi dan Standar kelulusan. Kalau standarnya saja salah, bagaimana isinya yah ???

    Sayang, seribu kali sayang, pada tahun 2006, saat saya mengajukan protes terhadap hal ini, dihadang dengan ungkapan “Maaf pak, ini sudah menjadi Peraturan Menteri, dan tidak bisa diubah lagi.”

    Saya cuman berpikir, “waduh, hebat benar sebuah peraturan menteri yah, lebih hebat dari UUD 1945. UUD saja bisa diamandemen…”

    Mudah-mudahan ada perbaikan dimasa akan datang…

    8 responses to ““Mengoperasikan” Web “Design” ?”

    1. hmm baru sadar juga nich, emang bisa ya Web Design di operasi , hix hix hix

    2. om_parcom says:

      hm…., ya itu…bedanya situs degan tikus……Membleh bin ngaco’….

    3. harisrisi says:

      Mentang-mentang Peraturan Menteri walaupun salah g boleh dibetulkan/dikritik ya….
      Menyedihkan…

    4. el-toro says:

      lha bolak balik baca SKL baru sadar ada errornya…mungkin masuk ke errata Pak
      semoga bisa cepat diperbaiki SKLnya

    5. Gyl says:

      Hah !?

      Masa’ sich ? Ada standar gitu ya ? Mengoperasikan web design !? šŸ˜†

      Gak komen deh… eh.. ini udah komen ya ? šŸ˜€

    6. hariadhi says:

      Sakit emang… Pengen keliatan hi tech tapi jadinya malah konyol.

      Omong-omong daripada anak setingkat SMA daripada dipaksa belajar webdesign kenapa ga sekalian aja diajarin desain atau seninya dulu. Apa takut seni dan desain itu haram, jangan-jangan? hehehehe

    7. Ludi says:

      Jadi inget, pernah sholat jum’at di sebuah Masjid di Jakarta,
      mcnya bilang “khotib akan disampaikan oleh…, imam akan dipimpin oleh…, muadzin akan dikumandangkan oleh,..”
      :((

    8. y8 says:

      Iā€™d should check with you here. Which isn’t something I often do! I take pleasure in studying a publish that may make people think. Additionally, thanks for permitting me to remark!

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *