Sebuah Catatan Kecil

Benarkah tarif XL Rp. 0,1 per-detik ke semua operator ?

Iklan XL 0,1 Rupiah per-detikBeberapa teman akhir-akhir ini sering miss call ke HP saya. Setelah saya sms atau telepon balik, banyak yang berkata “telepon dong, khan XL termurah saat ini, karena hanya 0,1 rupiah saja per-detik ke semua operator”

Sesaat saya tertegun…dan memang sih di beberapa tempat di Jakarta banyak bertebaran iklan tersebut, baik dalam bentuk baliho, plakat dan spanduk.

Malam ini saya mencoba mengetes hal tersebut…

Pertama-tama, saya mencoba untuk menelepon salah seorang teman yang kebetulan menggunakan IM3. Setelah menelepon selama 21 menit 29 detik, saya lihat pulsa saya berkurang 17 ribu rupiah…

Kalau menggunakan hitungan sesuai promosi, maka seharusnya saya hanya membayar sebesar 128,9 rupiah (1289 detik x 0,1)

Karena penasaran, saya kemudian membuka web site xl tersebut di http://www.xl.co.id

Pada halaman awal, tidak ada petunjuk apapun, malah slogan yang sama masih tetap muncul pada bagian kiri bawah. Capture gambar situs tersebut dapat dilihat disini.

Nah, setelah mengklik gambar tersebut, akhirnya terlihat jelas aturan-aturan yang sebenarnya berlaku untuk tarif promo itu, yang jauh dari “kesan” murah.

Saya coba tuliskan disini dan untuk melihat gambar, silakan langsung klik pada tiap-tiap lokasi.

  1. Untuk daerah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah (kecuali Semarang), Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok
  2. Untuk daerah Semarang
  3. Untuk daerah Sumatera
  4. Untuk daerah Sulawesi
  5. Untuk daerah Kalimantan
  6. Untuk daerah Nusa Tenggara Timur, Ambon dan Papua

Naahhhhh, dari link di atas terlihat bahwa sebenarnya tarif 0,1 rupiah per-detik itu baru berlaku setelah berbicara selama 2 menit, dan berlaku setiap kelipatan 2 menit berikutnya.

Jadi, misalnya anda berbicara 6 menit, maka dari seharusnya hanya “berpikir” membayar Rp. 180 rupiah {(6 x 60) x 0,1)} malah anda akan membayar {(2 x 60 x 25)+(2 x 60 x 0,1)+(2 x 60 x 25)} = 3000+12+3000=6012 rupiah 🙁

Yang parah, hal ini tidak disebutkan di iklan-iklan tersebut, malah di web sendiri, penjelasannya baru diperoleh setelah 2 kali klik.

Iklan yang ukurannya besar, justru ada pada halaman berikutnya.

Iklan asli Silakan klik pada gambar di samping untuk melihat “bunyi” iklan yang sebenarnya. Malah ditulis dengan font yang “lumayan” kecil

Jadi, kesimpulannya, anda baru bisa menikmati “tarif” 0,1 rupiah per-detik setelah anda “merogoh” kocek anda Rp. 3.000 untuk 2 menit pertama. Malah, anda hanya “menikmati” tarif 0,1 rupiah tersebut selama 2 menit dan selanjutnya kembali ke tarif Rp. 25 per-detik

Sekarang, silakan menilai sendiri iklan ini…

Similar posts
  • Pengadaan bukan sekedar tender (Sebuah studi kasus kegagalan cetak UN 2013) 2 hari terakhir ini pemberitaan tentang penundaan Ujian Nasional (UN) 2013 di 11 Propinsi turut mendominasi pemberitaan disela-sela jatuhnya pesawat Lion Air. Media cetak dan elektronik berlomba mengangkat permasalahan langka ini karena memang baru kali ini terjadi di Indonesia. Berbagai analisis muncul dari pengamat maupun masyarakat. Banyak yang menganggap ini merupakan sebuah indikasi adanya penyelewengan [...]
  • Pentingnya Keamanan Web pada e-Procurement Pada tanggal 24-26 November 2010, bertempat di Balikpapan, Kalimantan Timur telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Nasional yang diikuti oleh LPSE se-Indonesia. Kebetulan saya diminta oleh LKPP untuk membawakan sebuah materi yang berjudul Pentingnya Keamanan Sistem Informasi pada LPSE. Bagi yang ingin memperoleh seluruh materi yang dibawakan pada acara tersebut, silakan klik [...]
  • Pengadaan Barang/Jasa pada Institusi yang berstatus BLU Secara Penuh Selain kesimpangsiuran mengenai pengadaan barang dan jasa pada program Dana Alokasi Khsusus yang telah dibahas pada blog ini, salah satu permasalahan lain adalah kesimpangsiuran pengadaan barang/jasa pada institusi yang memiliki status Badan Layanan Umum atau BLU. Kalau melihat tujuan BLU menurut UU No. 1 Tahun 2004 Pasal 68 Ayat (1) maka BLU adalah sebuah badan [...]
  • SMK RSBI di mata Seorang Perancangnya “Program RSBI khususnya SMK saat ini tidak sesuai dengan pemikiran saya sewaktu pertama kali merancang program ini” Kalimat tersebut menjadi pembuka diskusi sekaligus menyentak saya yang sedang asik menunggu pak Kurnijanto dari Cisco Academy bersama beliau di sebuah coffee shop di daerah Jakarta Selatan. Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan atau disingkat Dikmenjur pada tahun 1998 – [...]
  • Pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan 2010 wajib menggunakan prosedur lelang Akhirnya, setelah informasi dan produk hukum yang simpang siur kesana kemari, juga berbagai diskusi yang juga terjadi pada blog saya mengenai Prosedur Pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan dari Segi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pagi ini saya memperoleh informasi bahwa sudah keluar Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Mandikdasmen) yang ditujukan kepada seluruh Bupati [...]

20 Comments

  1. bowo bowo
    4 February 2008    

    mungkin nggak, XL baru saja melakukan blunder?

    eh, btw ada kabar dari pemerintah katanya biaya interkoneksi mau turun?

    implikasinya dari selular ke pstn dan sesama gsm bisa lebih murah 40%.

  2. Lou Lou
    8 February 2008    

    Aku salah seorang yang tertipu dengan iklan XL ini. Ha ha ha ha..aku nelpon sekitar 3 menit, lalu ada pemberitahuan, klo biaya telponku tadi dipotong 40%. Dari 5 ribuan (aku lupa angka tepatnya) menjadi 3 ribuan. Loh, kok tiga ribu? mana 0,1 rupiah per detiknya? kupikir pikir..kurenung renungkan..kuitung itung…lamaaaa banget..sampai akhirnya aku tertidur dan bermimpi…aku bermimpi menjadi ninja di konoha, bertarung bersama naruto…lalu terjaga dari mimpi dengan teriak..SIALAN !!! AKU KETIPU LAGI !!!!!

  3. ardietna ardietna
    8 February 2008    

    Operator sekarang bisanya cuman homo alias sesama
    sebelum 0.1/detik. XL udah mengeruk keuntungan di menit pertama.
    tapi so far so good kok. hanya saja promonya yang nggak fair.

    Kalo dibilang perang tarif benernya nggak juga, yang lebih tepat itu perang promo tarif 😛

  4. 9 February 2008    

    Hahah bapak, mending jangan dihitung dong pak, biar gak ketahuan .. Selamat Bekerja dan sukses selalu

    hahaha, ini juga emang sedang iseng kok pak…dan hasilnya lumayan mengejutkan. Salam untuk teman-teman di Kalteng

  5. Paulus Paulus
    11 February 2008    

    ke operator lain:

    2 menit pertama:
    2 mnt x 60 = 120; 120 x Rp 25/detik = 3000

    2 menit berikutnya
    2 mnt x 60 = 120; 120 x Rp 0,1/detik = 12

    total 4 menit = 3012
    total 8 menit = 6024
    total 28 menit = 21084 !!!!
    total 60 menit = 45180 !!!!!!!!!! –> insane!!!

    haha…klo orang jantungan da copot tu jantungnya!! !
    wakakaka…
    so pilih kawin ama monyet apa sakit jantung???
    hahaha

  6. pengguna xl pengguna xl
    13 February 2008    

    XL Bangke…. penipuan public.. BAKAR aja.. BAKAR aja… BAKAR aja BTS nya BAKAR aja MSC nya.. BAKAR juga kantornya…..

  7. 13 February 2008    

    Emang goblok iklan pembohongan XL, gw paling benci sama perusahaan yang pasang iklan tapi sudah tergolong menipu.

  8. 13 February 2008    

    * syarat dan ketentuan berlaku
    sering sekali menjebak mas….:D makanya tulisan itu mestinya yang di gedein

  9. 19 February 2008    

    penipuan terselubung

  10. bocah-e bocah-e
    20 February 2008    

    namanya juga iklan….leee.. Orang Cari DUIT. yang jelas kita juga kudu lebih pinter…

  11. tommie tommie
    25 February 2008    

    Hahaha… banyak yang ketipu ya, makannya gunakan ilmu matematikamu…. bisa liat hitungan gw dibawah ini:

    PANGGILAN KE OPERATOR LAIN
    Asumsi: rata-rata org menelpon 3 menit (emang ada yang sampe 1 jam??)
    Info lain: pengertian LOKAL untuk seluler lebih luas (bisa 1 propinsi) tidak sama dengan telp rumah yang pengertian LOKAL adalah 1 kode area.

    Simpati : Rp. 4,500 (Rp. 1500 x 3 menit)
    Bebas : Rp. 3,006 (Rp. 25/detik x 120 detik + 0,1 x 60 detik)
    Three (normal): Rp. 3,000 (Rp. 1,000 x 3 menit)
    IM3 : Rp. 2,250.09 (Rp. 25 x 90 detik + 0.01 x 90 detik
    Fren : Rp. 2,100 (Rp. 700 x 3 menit)
    Esia : Rp. 2,640 (Rp. 880 (termasuk Ppn) x 3 menit)

    Selamat Menghitung…..

  12. 28 February 2008    

    Artikel di blog ini bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia. Nantikan segera plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi untuk Blogspot dan WordPress dengan instalasi mudah & singkat. Salam!

    http://www.infogue.com/bisnis_keuangan/benarkah_tarif_xl_rp_0_1_per_detik_ke_semua_operator_/

  13. Jojo Jojo
    8 March 2008    

    GUA DI SUMEDANG PAKE ESIA CUMA BISA NELPON INTERKONEKSI KE XL. Telkomsel,telkom,indosat ular berbisa yang tamak dan hobi menipu serta memeras uang rakyat.

  14. rara rara
    3 November 2008    

    berarti xl tukang boong donk…!!! kalo iklan dibagus-bagusin tapi sebenarnya boong….!!!he..he.. tp Q tetep pengguna setia xl koq… hidup xl he..he…

  15. 1 June 2009    

    ak suka kok sama XL, murah lagi sekarang, sinalnya kuat, dari pada 3 murah tapi sering error. pilih mana murah pa komunikasi lancar….heheheheheheh
    kunjungi blog aku ya, jika mau belajar robot…..

  16. chipey chipey
    17 July 2009    

    jadi bingun mana sebenarnya oprator yang mau terus terang…

  17. dwi octa dwi octa
    5 August 2009    

    nma ny juga mau cri untung ya psti nya pki cra lah……………
    ya dgn promosi yang sgt mnrah gtcu…

  18. intro intro
    18 December 2010    

    Menilai sendiri iklan tersebut?
    Harga ceweknya murah, ya… cuma Rp 0,1 per malam… ha ha ha

  19. Mardi Utomo Mardi Utomo
    23 April 2011    

    Iklan-iklan sekarang memang bangsat, yang membuat iklan itu dosa

  20. 7 October 2014    

    This leads to confusion when you are trying to locate it.
    The DMP-BDT210 is also DLNA-certified, permitting you
    to access written content out of your pc or
    other DLNA compatible equipment. Many conclusions have been reached about the reactions each color provokes.

No Pings Yet

  1. Perbandingan Tarif XL (0,1 / detik) dan Tarif IM3 (0,01 / detik) « Khalidmustafa’s Weblog on 21 February 2008 at 01:01
  2. Perbandingan Tarif XL (0,1 / detik) dan Tarif IM3 (0,01 / detik) « Anfalku’s Weblog on 21 February 2008 at 07:55
  3. ujicoba « Sinanggul’s Weblog on 22 February 2008 at 14:00
  4. IM3 0,00000000001/detik vs XL 0,00000…1/detik « Khalidmustafa’s Weblog on 5 March 2008 at 10:19
  5. IM3 0,00000000001/detik vs XL 0,00000…1/detik « Duniangie’s Weblog on 29 March 2008 at 10:03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri
PageRank
Add to Technorati Favorites