RSS .92| RSS 2.0| ATOM 0.3
  • Home
  • Album Foto
  • Jadwal Diklat PBJ
  • Jadwal Saya
  • Tentang Saya (1)
  • Tentang Saya (2)
  •  

    Diskusi Program KKPI

    Foto bareng mas Romi di VEDC MalangHari ini, Jumat 25 Januari 2008, bertempat di Ruang SGB, P4TK/VEDC Malang sedang berlangsung diskusi mengenai program KKPI.

    Syukur dalam diskusi ini turut dihadiri oleh mas Romi Satria Wahono yang turut serta memberikan masukan dan sumbang saran yang amat berharga.

    Isi diskusi akan saya tuliskan setelah pelaksanaan selesai. Karena akan banyak perubahan yang terjadi terhadap program ini.

    Info tentang KKPI, silakan buka di http://kkpi.diknas.go.id

    10 responses to “Diskusi Program KKPI”

    1. om parcom says:

      Hm….kira-kira perubahan apa yang yah…..
      Saya hanya mau menyampaikan seperti yang sudah saya sampaikan pada pembicara di forum (FORNAS) yang lalu kepada team VEDC malang. Bahwa VEDC harus bersbuat sesuatu. Saya melihat Indonesia itu ada dimalang. Pelatihan, Sertifikasi, Cisco, KKPI, JENI dll…di fokuskan kemalang sebagai pusatnya. Sayang sekali VEDC itu tidak di ada indonesia dan tidak dari sabang sampai marauke. Apa Artinya…?
      Mari kita bahas dampak sentralisasi Kompetensi yang dikerjakan Malang sekarang….

      LATAR BELAKANG MASALAH
      Kita bangga bahwa Malang itu ada dan sebagai pusat pengembangan Pendidikan yang berkompetensi…itu karena Bupatinya dulu adalah seorang guru. Konsep pendidikan dan idealisme jalan sesuai tuntutan zaman. Kita patut acungkan Jempol untuk Kota Malang ini.
      Namun….pertanyaannya sekarang…apakan cuma di malang ?, bagaimana dengan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang lain..??
      Saya hanya kasihan melihat rekan-rekan dari Provinsi Sulawesi Selatan. Dimana orang-orang pendidikannya hanya bisa mendapatkan sertifikasi ujian kompetensi di Malang misalnya Cisco, KKPI, JENI dan lain-lain. Hal ini sangat menyulitkan penyebar luasan dan Pemerataan pendidikan Praktis bagi guru,siswa,dosen dan lain-lain sebagainya bahkan tidak jarang dari mereka mengeluh soal biaya dan lain-lain sebagainya.
      Kelihatannya tuntutan Ilmu Praktis ini, membanyak membuang resource bagi daerah lain daripada belajarnya….”Ini Fakta” dan “Ini Ilmiah”…karena sudah terbukti di 8 kabuaten kota yang pernah saya jajahi dunia pendidikannya…
      Begitu disebut “Malang”….
      Orang daerah langsung mikir…”Uang”…
      Apa yang terjadi…???, Belajar kemalang terpaksa diurungkan dulu…
      Karena Apa..??
      jawabannya ” Karena TIdak Ada Uang untuk kebutuhan belajar kemalang”…
      Ini kalau kita bicara soal orang yang paling berpenghasilan rendah di dunia pendidikan dalam arti orang ini adalah Guru-Guru….kalaupun ada paling-paling daerah disekitar malang atau di daerah jawa saja. (Bener kan Indonesia Itu ada Dimalang…?!!)
      Bagaimana dengan Maluku..?, Irja..?, Sumatra…?, Kalimantan…?
      Artinya mungkin kurang lebih begini…
      “Kenapa sih Pusat Sertifikasi itu ada Di MALANG”…?? dan kenapa Malang lebih memilih Manajemen terpusat daripada Manajemen Terdistribusi..??

      ANALISA KEPENTINGAN PENDIDIKAN PRAKTIS DIMALANG
      Nah….
      Pertanyaan selanjutnya adalah…
      Ada apa dibelakang semua ini…???
      Ada beberapa pandangan yang mungkin sebaiknya dipikirkan oleh VEDC Malang…
      Jika memang Malang punya kepentingan dibidang pendidikan yang mendidik, maka apakah HARUS anda membawa semua orang ke MALANG…?…
      Jika disebut “Malang”…kenapa anda selalu memaksa orang memikirkan “UANG”..?
      yang Akhirnya justru Menyulitkan Rekan2 Guru yang ada dipenjuru Indonesia..??
      Semua Justru dibuat susah…., Lalu begitu tiba didaerah…, jika disebut “Saya sudah dari VEDC Malang”… Saya bahkan ujian 2 Minggu….
      “And So What…gitu lohh..???”, cek percek ujung-ujungnya mengeluh juga…Wahah..susah sekali materi dan modulnya…., saya begadang siang malam untuk belajar ini..itu…”…untung waktu Ujian saya ada teman2 yang bantu sesama rekan Calon Asesor…jadi ujiannya kita gebukin rame-rame….
      Pertanyaannya lagi… “Apa yang sedang ditunjukkan VEDC Malang..??”, Apa sebenarnya yang diinginkan VEDC MALANG dari Calon Assesor ini…??
      Yang jelas…faktanya Orang kemalang hanya untuk Cari “Sertifikat” dan Tersiksa mikir uang dan Jauuhhhh….dari indonesia…pulang-pulang dengan lagak sombong padahal ilmunya cuman kulitnya saja…isinya ….? sama dengan Mengeluh saja.

      SARAN dan PENDAPAT :

      1. Sebaiknya VEDC Malang tidak memelihara Sistim Pendidikan Terpusat.
      2. Sebaiknya VEDC Malang punyai kemampuan untuk Memiliki Sistim Pendidikan Terdistribusi dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kota Malang dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota yang lain untuk Pengembangannya dan untuk Sinerginya.
      3. Sebaiknya VEDC Malang mampu bersosialisasi untuk membuka cabang di setiap Provinsi di seluruh Indoneisa.
      4. VEDC Malang paling tidak bisa mendidik sekitar 10 Orang untuk menjalankan manajemen dan pembelajarannya di setiap provinsi jika Cabangnya sudah dibuat.
      5. Beri penjelasan Konsep VEDC Malang secara terus terang “Komersial atau Non Komersial”.
      6. VEDC Malang HARUS menghilangkan Image yang kurang baik misalnya “Sebut VEDC Malang bukan berarti Sebut UANG” dan Bukan berarti “Hasilnya adalah Keluhan”.
      7. VEDC Malang harus memastikan ada di Indonesia. Bukan Dijawa. Artinya VEDC Malang ada dimana-mana dan melekat dihati masyarakat indonesia Raya.

      Dear…all….
      Untuk sementara itu aja dulu….
      Jika VEDC Malang sudah punya niat mengembangkan di Indonesia Bagian Timur….Mungkin kita perlu pikirkan model dan caranya masuk ke indonesia timur.]
      Ok…salam sama kawan-kawan…terutama sama Mba’ Jeni .. 😀

    2. rudini86 says:

      mmm…..
      suatu ketika dua orang terlibat diskusi tentang sertifikasi di Indonesia, yang pada diskusi ini di sebut A dan B.
      A: Kalau mau diterima kerja pada perusahaan atau katakanlah bisa bersaing untuk kondisi sekarang, kita harus punya sertifikas!
      B: Betul! bahkan alumni Elektro Unhas (meminjam perkataan teman yang elektro unhas) paling banter bisa jadi pemanjat tower pada perusahaan telekomunikasi. bukan apa-apa, hanya karena mereka tidak memiliki sertifikasi!
      A: Berarti, tidak salah yang saya katakan, bahwa kita harus ada sertifikasi
      B: Nah, kita sepakat sampai di sini, cuman masalahnya sertifikasi itu hanya ada di kota MALANG!
      A: kalau begitu harus ke MALANG
      B: boleh saja, tapi UANG terkadang menjadi batu sandungan untuk bisa ke sana
      A: wah….kenapa musti sertifikasi di pusatkan di sana? kenapa tidak memakai manajemen distribusi? kalau manajemennya demikian, maka akan tidak ada yang bernasib ‘MALANG’ di kota MALANG
      B: sudahlah….itu memang sdh resiko berada pada negeri seribu ‘MALANG’ nasib.
      A: sepertinya, akan banyak orang ‘MALANG’ karena tidak punya UANG ke MALANG.
      akhirnya…diskusi mereka berkahir ketika keduanya berpisah setelah mata kuliah ‘administrasi linux’ usai di kampus mereka. dan mereka bersiap untuk bekerja sebagai upaya mereka bertahan hidup

    3. Pernah dengar TUK R dan TUK L ?

      Pernah dengar RA dan LA ?

      Manajemen distribusi sudah dilakukan sejak KKPI masih dalam taraf ide. Yaitu dengan pembentukan TUK di seluruh propinsi. Sayang, lagi-lagi mental “harus disuap” masih sangat melekat.

      Mau sertifikasi Cisco ? Khan ada RA dan LA, dan semuanya tidak di Malang. Tapi kenapa pada ke Malang ? Karena disana yang alatnya lengkap dan instrukturnya lumayan bagus. Yang lain gimana ? Silakan tanya ke institusi masing-masing…

    4. r4fie says:

      Untuk om parcom :

      Silahkan membuka mata pak, pengembangan itu tidak hanya di malang.
      1. CISCO : VEDC Malang hanya salah satu Regional Akademi di Indonesia, ada LIPI, UI, Pasundan
      2. KKPI : VEDC Malang dipercayakan untuk mengembangkan standar : materi, ujian, kualifikasi KKPI akhirnya muncullah Sertifikasi KKPI yang di mulai bulan April 2005. Hal itu tidak dilakukan sendiri tetapi bersama dengan pengembang TIK Dikmenjur (saat itu), kemudian terbentuk TUK Regional dan Lokal yang tersebar di penjuru Indonesia. Tugas TUK melatih & mensertifikasi Instruktur dan Siswa.

      Berikut Daftar TUK

      SMKN 1 Serang
      Jl Kyai Abdul Fatah Hasan 88
      Ciceri, Serang, Banten
      (0254) 200317
      SMKN 1 Pengasih
      Jl Pengasih 11 Kulonprogo 55652
      (0274) 773081

      LPMP DKI
      Jl Nangka Tanjung Barat 60
      Jagakarsa, Jaksel
      (021) 7806827
      SMKN 2 Sukabumi
      Jl Pelabuhan II Cipono
      Kota Sukabumi
      (0266) 221589
      SMKN 7 Semarang
      Jl Simpang Lima Semarang
      (024) 311532

      SMKN 1 Martapura
      Jl Pendidikan Sei Kacang
      Martapura
      (0511) 722029
      SMKN 7 Samarinda
      Jl Aminah Syukur
      Samarinda
      (0541) 206792
      LPMP Kep Bangka Belitung
      Komp Perkantoran Gubernur
      Air Itam
      (0717) 439418 / 439420
      LPMP Maluku
      Jl AY Patty No. 09
      (0911) 315964

      SMKN 3 Mataram
      Jl Pendidikan No. 7 Mataram
      (0370) 635374

      SMKN 1 Sentani
      Jl Sekolah 1 Sentani Timur
      Jayapura
      (0967) 585795
      SMK Labor Pekanbaru
      Jl Thamrin Gobah, Pekanbaru
      (0761) 28760

      LPMP Sulawesi Selatan
      Jl AP Pettarani
      (0411) 873565

      SMK Cokroaminoto Kotamobagu
      Jl HZ Imban IV, Kotamobagu
      (0434) 22191

      SMKN 6 Padang
      Jl Suliki No. 1 Padang
      (0751) 21907

      SMKN 10 Medan
      Jl T Cik Ditiro No. 57 Medan
      (0614) 563652

      SMKN 1 Polewali
      Jl Stadion 1 Pekkabata
      Polewali
      (0428) 21236
      SMKN 2 Surakarta
      Jl LU Adi Sucipto No. 33
      Surakarta
      (0271) 714901

      SMK Yappi Gunung Kidul
      Bansari, Kepek, Wonosari,
      Gunung Kidul
      (0274) 391991
      SMKN 6 Jakarta
      Jl Prof Joko Sutono SH No. 2a
      Kebayoran Baru, Jaksel
      (021) 7208718
      SMKN 1 Subang
      Jl A rahman hakim No 35
      (0265) 91410

      SMK Tunas Harapan Pati
      Jl raya Pati-Trangkil Km 4
      (0295) 382470

      SMKN 1 Purwosari
      Jl Raya Purwosari, Pasuruan 67162
      (0343) 6137347

      SMKN 3 Buduran
      Jl Jenggolo 1C Sidoarjo
      (031) 8961218

      SMKN 4 Makasar
      Jl Bandang No. 140 Makasar
      (0411) 324396

      SMK Pati Tana Toraja
      Jl Poros Makale-Rantepao Km 9
      Tana Toraja
      (0423) 24347
      SMKN 4 Bandung
      Jl Kliningan 6 Buah Batu, Bandung
      (022) 730066

      SMKN 2 Tasikmalaya
      Jl Noenoeng Tisna Saputra,
      Kahuripan, Tawang
      (0265) 331359
      SMKN 1 Batang
      Jl Ki Mangun Sarkoro No 2 batang
      (0285) 7911502

      SMKN 1 Kendal
      Jl Soekarno- Hatta km 3 Kendal
      (0294) 381137

      SMK Muhammadiyah Kudus
      Jl Jepara Km 3 Kaliwungu Kudus
      (029) 441992

      SMK Dinamika Tegal
      Kota Tegal, Jawa tengah
      (0283) 351060

      SMKN 3 Tegal
      Jl Gajahmada No. 72D Tegal
      (0283) 356081

      SMKN 1 Wonosobo
      Jl Bayangkara No 12 Wonosobo
      (0286) 321219

      SMKN 2 Bojonegoro
      Jl Pattimura No 3 Bojonegoro
      (0353) 881912

      SMKN Lamongan
      Jl Jendral Basuki Rahmat 84
      Lamongan
      (0322) 321189
      SMKN 4 Malang
      Jl Tanimbar 22 malang
      (0341) 353798

      SMKN 6 Pontianak
      Jl 28 Oktober Siantan Hulu,
      Pontianak
      (0561) 881992
      SMKN 2 Ternate
      Jl Batu Angus No.1 Ternate
      (0921) 21374

      SMKN 2 Pangkal Pinang
      Jl Kacang pedang Kec. Gerunggang
      Pangkal Pinang
      (0717) 42274

      SMKN 1 Panji Situbondo
      Jl Gunung Arjuno Situbondo
      0338-672507

      SMKN 1 Surabaya
      Jl SMEA No. 4 Wonokromo
      031-8292038

      SMKN 1 Tuban
      Jl Mastrip No 2, Tuban
      0356-321422

      SMKN 3 Tangerang
      Jl Moh Yamin, Tangerang
      021-5521213

      STIMIK Provisi
      Jl Kyai Saleh 12 – 14 Semarang
      024-8418206

      SMKN 2 Jember
      Jl Tawangmangu no. 59 Jember
      0331-337930

      SMKN 2 Pekalongan
      Jl Perintis Kemerdekaan 29
      Pekalongan
      0285-423200
      SMKN 1 Cerme Gresik
      Jl Jurit kec. Cerme kab. Gresik
      031-7992471

      SMKN 1 Bondowoso
      Jl KH Wachid Hasyim 41 Bondowoso
      0332-421224

      3. JENI : Selain VEDC Malang JENI juga dikembangkan oleh ITB, JENI yg dikembangkan VEDC juga membuat lokal akademi di daerah.

      >> “Kenapa sih Pusat Sertifikasi itu ada Di MALANG”…??

      Saya juga orang baru di Malang pak, dan saya sendiri bukan orang Malang, yang saya lihat orang/institusi di Malang ketika diberi kepercayaan mengelolah dan mengembangkan sesuatu, mereka mengawal dan mengembangkan dengan baik. Sebagian besar dari mereka tidak terlalu banyak keluhan dan tuntutan (harus ada ini dan itu…)

      Bagaimana dengan Anda dan Institusi Anda?
      Apa yg telah Anda lakukan untuk pengembangan pendidikan di Indonesia dan di lingkungan anda ?

      >Begitu disebut “Malang”….
      >Orang daerah langsung mikir…”Uang”…

      Apa maksud anda dengan kalimat diatas?

      > Calon Asesor…jadi ujiannya kita gebukin rame-rame….
      Pertanyaannya lagi… “Apa yang sedang ditunjukkan VEDC Malang..??”, Apa sebenarnya yang diinginkan VEDC MALANG dari Calon Assesor ini…??

      Kasiannn ya…
      Mengakunya sih orang dewasa, harusnya pola dan prilakunya juga seperti orang dewasa. Orang dewasa = malu nyontek, pengawasannya malaikat, tahu aturan ujian.
      Sebagus apapun aturannya semua kembali kemanusianya.

      Siapa pun anda! semoga anda punya solusi cerdas tentang ketimpangan yg anda lihat.

      Salam

      Rafie
      http://r4fie.blogspot.com

    5. Dedy S says:

      Saya adalah salah satu dari sekian banyak teman2 yang pernah ikut test Assesor di VEDC Malang, Alhamdullillah “LULUS” walaupun sempat deg-degan tidak lulus karena ujian yang terakhir nilai minim banget…
      Masalah Pengembangan KKPI saya sangat setuju sekali, karena mau tidak mau Dunia TI setiap hari setiap saat akan ada perubahan dan pembaharuan yang paling tidak teman2 yang berkecimpung dalam pelatihan dan pendidikan TI harus terus belajar…
      (Pendapat Saya Pribadi) kalau ada guru KKPI tidak pernah mengikuti perkembangan TI ya bukan guru KKPI namanya…!!
      Dan harapan saya materi yang sudah ada mohon untuk dapatnya diperbaharui (yang baik dipertahankan yang kurang baik diperbaiki yang kurang ditambahi)

      Satu hal lagi mungkin ini mendasar, mengenai soal yang ada di Ujian Online KKPI mohon mas-mbak-kakak atau siapa saja untuk diferivikasi lebih mendalam, dan kapan kita berkumpul kembali untuk seluruh angkatan membahas mengenai hal di atas… ???

      Mohon di akomodir…

      Terima kasih

      (Maaf Kalau Tulisan saya menyinggung perasaan)

    6. masrebo says:

      Bapak2 silahkan diminum Es Teh-nya dl donk, biar hati dan pikiran jd lebih dingin, ayoh jgn sungkan2 pak…

    7. hermanto says:

      Perkembangan TI bukan hitungan jam lagi tapi udah hitungan detik artinya perkembangan TI sangat cepat secepat kilat heeeeee….
      hari ini ada program ayau virus mungkin satu detik yang akan datang bisa jadi ada virus lago so perlu ada perkembangan dari waktu ke waktu

    8. kodokrawa says:

      hati yang panas otak tetap dingin.
      otak yang kotor hati tetap bersih

      salam

    9. kapan ya ada info pelatihan CCNA, KKPI, dan JENI lagi ya?
      Lebih baik di Malang aja biar Pelatihannya terpusat dan Transformasi Ilmu bisa lebih baik, kalau dikemblikan ke daerah-daerah atau ke masing-masing regional akan ditakutkan bukan ilmu lagi yang dicari tapi “Money”

    10. kodokrawa says:

      bagaimana nasib guru KKPI/TIK di kurikulum 2013 ini….???
      mohon pencerahannya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *